Suara.com - Beredar sebuah curhatan akun Tiktok yang memperlihatkan seorang pemotor wanita tolak mengganti oli mesin motor viral di media sosial. Pemotor tersebut lebih memilih untuk membeli seblak dibandingkan dengan mengganti oli mesin motor.
Curhatan ini kemudian dibagikan oleh akun Twitter @tololmeroket. Dalam tayangan video tersebut, diperlihatkan sosok wanita yang mengeluh dengan mahalnya ganti oli motor.
"Mahal banget ganti oli sebulan sekali 75 ribu. Mendingan beli seblak, bilor, boba, mcd, ayam geprek," tulis narasi dalam curhatan tersebut.
Bahkan ada yang berkomentar di postingan tersebut dimana ia setuju dengan curhatan pemotor wanita. Akun @Liaa pun menjelaskan alasan mengapa ia setuju dengan pengunggah.
"Ngapain juga ganti oli. Oli kan cuma muter-muter di dalam mesin doang," cuit @Liaa.
Curhatan ini menuai komentar warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari warganet yang curhat mending ganti oli jika tak mau motornya bernasib lebih tragis.
"Dulu gua juga mikir gitu. Eh setelah kejadian lebih mending keluar duit 75 ribu sebulan daripada begini, wkwkw," cuit @bar***.
"Belum ngrasain habis sejuta lebih gara-gara telat ganti oli nih mbaknya," beber @car***.
"Entar kalau motor lu turun mesin, servis bisa sampai 800 an ribu. Motor nginep berhari-hari, baru nangis darah. Jangan sepelekan ganti oli. INi nih pelajaran buat kita semua ya, baik cowok maupun cewek," celetuk @vln***
Baca Juga: Mau Tau Kalian, Ini 5 Fungsi Penting Oli Mesin Kendaraan
Oli mesin memang menjadi salah satu yang wajib diperhatikan oleh para pemotor. Menurut Danang Priyo Kumoro selaku Technical Training Instructor Astra Motor Yogyakarta, oli mesin memiiki fungsi vital di dalam motor.
Fungsi pokok oli mesin yakni sebagai pelumas yang mengurangi gesekan pada komponen mesin. Dengan adanya pelumas ini mesin dapat bekerja secara halus dan komponen tidak mudah aus.
Lalu, fungsi lain dari oli mesin sebagai perapat yang merapatkan celah pada ruang bakar. Hal ini dapat mencegah adanya kebocoran kompresi pada mesin.
Selain itu, oli mesin juga berfungsi untuk mendinginkan komponen-komponen mesin sehingga membuat mesin dapat beroperasi pada suhu ideal.
"Selain ketiga fungsi tadi, oli mesin juga berfungsi untuk membersihkan komponen dari kotoran dan mencegah terjadinya endapan yang menghambat kerja mesin. Disamping itu, oli mesin juga mencegah karat pada permukaan komponen logam." pungkas Danang Priyo Kumoro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?