Suara.com - Ford Motor Company dilaporkan akan memangkas hingga 8.000 pekerjaan dalam beberapa minggu mendatang untuk fokus menuju masa depan kendaraan listrik.
Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya, pemangkasan karyawan akan datang dari unit Ford Blue yang menangani produksi kendaraan mesin pembakaran internal (ICE).
Efisiensi yang dilakukan perusahaan akan berdampak terhadap 31.000 tenaga kerja di Amerika Serikat dengan fungsi operasional yang berbeda.
Ford sendiri sejauh ini menolak berkomentar terkait kabar pemangkasan karyawan. Hanya saja perusahaan mengaku saat ini sedang mencari cara untuk memotong biaya dan memperluas bisnis di pasar EV.
"Kami telah menetapkan target yang jelas untuk menurunkan struktur biaya yang lebih ramping dan sepenuhnya kompetitif di industri kendaraan listrik," kata Mark Ruby, Kepala Komunikasi Ford, dikutip dari Carscoops.
Sementara Chief Executive Ford, Jim Farley sebelumnya telah berkomitmen untuk memotong biaya sebesar 3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2026 dan ingin mengubah Ford Blue menjadi mesin laba dan dana segar untuk perusahaan.
"Kami memiliki terlalu banyak orang. Tim manajemen ini sangat yakin bahwa portofolio ICE dan BEV kami berpendapatan rendah," tambah Farley.
Ford mengungkapkan bahwa mereka akan meningkatkan pengeluaran untuk EV menjadi 50 miliar dolar AS dan bermaksud membangun 2 juta kendaraan listrik setiap tahunnya pada 2026.
Baca Juga: Perusahaan Mobil Jepang Bersatu, Bentuk Koalisi Kendaraan Listrik Komersial
"Pendanaan untuk 50 miliar dolar AS itu, semuanya didasarkan pada operasi otomotif inti kami. Itulah mengapa kami membuat grup terpisah bernama Ford Blue, karena kami membutuhkan mereka agar lebih menguntungkan untuk mendanai ini," tutup Farley.
Berita Terkait
-
Targetkan Piala Dunia, Nova Arianto Kawal Transisi Timnas Indonesia U-17
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
DFSK Tandai Babak Baru Lewat Partisipasi di IIMS 2026
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
5 Mobil Kecil Tapi Gagah, Modal Rp70 Juta Dapat Fitur Keyless
-
Mitsubishi Bawa Mobil Hybrid ke Indonesia di Semester II 2026
-
VinFast Resmi Menjual VF MPV 7 di IIMS 2026, Harga Mulai Rp345 Juta
-
LEPAS Tawarkan Pengalaman Berkendara Premium di IIMS 2026
-
Cek Perbedaan Mobil Listrik BYD Atto 3 Advance dan Superior, Mana Lebih Baik?
-
Mitsubishi Destinator Sekelas dengan Mobil Apa? Ini 5 Alternatif yang Tak Kalah Tangguh
-
Cara Kerja Wuling Darion PHEV yang Bisa Jalan Tanpa Bensin
-
Venom Indonesia Terapkan Ekosistem Multimedia dan Audio Terintegrasi untuk Mobil Modern
-
Beli Mobil Toyota Gratis Biaya Servis dan Garansi 6 Tahun di IIMS 2026
-
Terpopuler: Update Harga Destinator Februari 2026, 6 Mobil Hybrid Murah dan Irit untuk Pemula