Suara.com - BMW Group dikabarkan membangun dua trek khusus yang disiapkan untuk menguji kendaraan otonom layaknya Tesla di Karlovy, Jerman.
Di lokasi pengujian baru ini, BMW Group akan menguji seluruh inovasi yang telah dikembangkan.
Saat ini fasilitas itu masih dalam tahap pembangunan. Hanya saja sirkuit khusus sudah bisa digunakan 100 persen.
Disebutkan, rencananya fasilitas itu akan mulai dibuka tahun depan.
“Kami sekarang menguji sistem bantuan baru dari sudut pandang keselamatan pengemudi dan memajukan pengembangan skenario pengujian lebih lanjut, ” ujar ndreas Heb, Project Manager BMW Group, dikutip dari laman BMW Group.
Di area sekitar sirkuit telah disiapkan Jalan Raya Mengemudi Otonom sepanjang enam kilometer, sirkuit bergaya jalan raya ini dibuat khusus untuk menguji kendaraan otonom di jalan raya.
Area pengujian telah dilengkapi dengan dua jalur fungsional dan jalur berhenti darurat dan jalan lurus berukuran lebih dari 1.000 meter.
“Lokasi pengembangan pertama BMW Group di Eropa Tengah menciptakan peluang baru. Sokolov menawarkan kondisi ideal dan lahan yang cocok untuk memperluas lokasi pengujian kami,” kata Robert Thurner, Kepala Grup BMW Wilayah Manajemen Real Estat Eropa, Timur Tengah, Proving Ground.
BMW memang belum mengadaptasi teknologi otonom. Saat ini, baru Tesla, General Motors, dan Ford yang sudah mengenalkan teknologi mobil otonom.
Baca Juga: BMW Recall 83 Unit, Baterai Mudah Terbakar
Bahkan, Tesla engklaim telah berhasil mencapai teknologi otonom level 4 atau Full Self Driving.
Lewat teknologi itu mobil buatan mereka bisa berjalan, bermanuver sendiri sesuai dengan kondisi jalan.
Berita Terkait
-
Terbatas 30 Unit, The New BMW 530i Touring M Sport Melantai di Tanah Air
-
Meski Mulai Ditinggalkan, BMW Menilai Penggunaan Transmisi Manual Akan Tetap Ada
-
Demi Mengejar Tesla, BMW Garap Produksi Mobil Listrik di China
-
BMW Indonesia Resmikan Luminary Used Car, Tersedia Produk Second Hand Bersertifikat
-
The Best 5 Oto: Ide Hyundai IONIQ 6 dari Prophecy, Suzuki Burgman Versi Listrik, Tesla Brand Terlaris di Amerika
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Duel Panas di Moto3 Catalunya: Kiandra Ramadhipa Sukses Curi Panggung dan Tembus 5 Besar
-
New GR Yaris Alami Perombakan Demi Peningkatan Handling dan Stabilitas di Jalur Rally
-
Penjualan Mobil Jepang di Negeri Tetangga Porak Poranda, Ini Biang Keroknya
-
Honda Resmi Jual Super-ONE si 'Brio Listrik', Segini Harganya
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
-
Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson
-
Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo