Suara.com - Karimun Wagon R GS menjadi salah satu penghuni senior di pasar city car dan LCGC. Namun sepertinya pasar mobil tersebut akan mulai dinamis, setelah Suzuki memutuskan memboyong S-Presso ke dalam line up mobil di pasar nasional.
Kehadiran Suzuki S-Presso dalam waktu dekat digadang-gadang akan menjadi alternatif baru untuk mobil dengan ukuran mini.
Tampang Wagon R GS pun juga sudah tak muncul di situs resmi. Dengan S-Presso yang mengusung tampilan segar dan unik, berikut komparasi keduanya untuk memberikan gambaran perbedaan kedua mobil tersebut.
Perbandingan Dimensi Kedua Mobil
Karimun Wagon R GS memiliki dimensi panjang 3.600 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.670 mm. Ground clearance yang dimiliki juga cukup baik untuk ukuran mobil kecil, yakni 170 mm.
Sementara itu dimensi Suzuki S-presso adalah panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.549 mm. Ground clearance-nya di angka 180 mm, termasuk salah satu yang paling tinggi di kelas ini.
Mari Bandingkan Mesin dan Performanya
S-presso, diberikan mesin K108 Engine with DOHC berkapasitas 998 cc. Tangki bahan bakar yang dimiliki dapat menampung hingga 27 liter BBM, dengan didukung transmisi manual. S-presso dapat menghasilkan tenaga sebesar 68 ps pada 6.200 rpm, serta torsi 90 Nm pada 3.500 rpm.
Karimun menggunakan mesin dengan konfigurasi K108 Engine with DOHC, serupa dengan yang ditanamkan Suzuki pada S-Presso. Kapasitasnya serupa, namun dengan tangki bahan bakar yang lebih besar, hingga 35 liter. Berbicara mengenai performa sendiri, keluaran tenaga dan torsi yang dihasilkan benar-benar sama dengan S-Presso.
Baca Juga: Subaru Kenalkan Dua Mobil Baru di GIIAS 2022
Persaingan yang ketat ya?
Perbandingan Fitur yang Dimiliki
Terkait dengan fitur yang disematkan dalam kedua mobil ini sendiri sebenarnya juga memiliki kemiripan yang luar biasa.
Hanya saja, Karimun tidak memiliki fitur ABS seperti dalam S-Presso. Selain itu keberadaan rearview camera juga hanya ditemui pada S-Presso saja, dan tidak pada Karimun.
Di sisi keamanan, Karimun belum memiliki Airbag System di dalam unitnya, serta tidak ada Child Safety Locks. Meski demikian soal kenyamanan keduanya terasa sama-sama nyaman dikendarai untuk area perkotaan.
Suzuki S-presso kabarnya akan dipasarkan mulai dari Rp155.000.000. Sementara untuk harga dari Suzuki Karimun Wagon R GS sendiri ada di angka Rp146.300.000 hingga Rp155.200.000. Harganya juga tak jauh berbeda ya?
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU