Suara.com - Duta merek Mitsubishi Indonesia dan pereli nasional Rifat Sungkar menjelaskan bahwa New Xpander Cross menggunakan suspensi dan lingkar kemudi yang berbeda dari varian sebelumnya.
Suami selebritas Sissy Prescillia itu menjelaskan, suspensi dan lingkar kemudi New Xpander Cross kini mengadopsi milik Pajero Sport untuk memberikan rasa berkendara yang baru kepada pemiliknya.
"Sebenarnya Xpander Cross sudah nyaman. Tapi Mitsubishi mendengarkan masukan konsumen, jadi shockbreaker belakang diubah menjadi mirip Pajero Sport. Jadi stabilitasnya lebih oke," kata Rifat kepada pewarta dikutip Kamis (18/8/2022).
Rifat mengatakan, dengan mengadopsi suspensi dari Pajero Sport, maka New Xpander Cross akan tetap nyaman dikemudikan meski dinaiki penumpang dengan kapasitas maksimal. Selain itu, penggunaan setir baru juga memberikan rasa kendara yang berbeda, yakni bantingan yang lebih menyesuaikan dengan grip saat bermanuver.
"Streering responsnya mirip Pajero Sport, bantingan enak. Ada penyempurnaan soundprofing, ada steering feedback. Jadi karena improve di suspensi, steering menjadi enak dan sesuai dengan manuver mobil," kata Rifat.
Fitur lain yang menjadi andalan New Xpander Cross adalah Active Yaw Control (AYC). Fitur AYC dapat meningkatkan performa menikung dengan menyesuaikan gaya pengereman pada roda depan untuk mengoptimalkan kestabilan kendaraan saat bermanuver secara cepat atau di jalan yang licin.
Saat menikung di permukaan jalan yang licin, AYC akan mengerem roda depan di bagian dalam tikungan, meminimalkan understeer dan memungkinkan kendaraan mengikuti garis yang lebih dekat dengan yang diinginkan pengemudi.
Fitur yang pertama kali digunakan pada Mitsubishi Lancer Evo itu beroperasi bersama dengan fitur Anti-lock Braking System (ABS) dan Active Stability Control (ASC).
Rifat Sungkar menjelaskan secara teknis bahwa AYC merupakan fitur lanjutan dari ABS dan ASC.
Baca Juga: GIIAS 2022: Tips Agar Mobil Bekas Laku dengan Harga Tinggi dan Lulus Inspeksi
"AYC akan dijalankan dengan ASC sebelum Yaw Control. ASC adalah tahap pertama ketika mobil kelihatan agak slip, putaran mesin dikurangi tapi ketika mobil sudah di jalurnya, mobil pasti akan lebih kencang, untuk itulah AYC bekerja," kata Rifat.
Ia menjelaskan terdapat empat variabel yang menentukan kinerja AYC antara lain wheel speed sensor, steering angle, putaran mesin dan rem.
"Empat hal itu bekerja bareng. Ini advanced sekali, ketika ASC mobil bekerja, pasti kecepatan mobil akan lebih pelan karena sistem memerlukan waktu untuk berpikir sesuai grip mobil saat itu," jelas Rifat.
"Namun untuk mobil yang menggunakan AYC, maka kecepatan akan disesuaikan dengan putaran mesin, sehingga dapat mempertahankan momentum sesuai kondisi jalan," jelas dia.
Director of Product Strategy Division PT MMKSI Hikaru Mii mengatakan bahwa hal yang paling diunggulkan dari fitur AYC adalah keamanan pengguna mobil saat mengemudikan New Xpander Cross.
"Keamanan adalah poin yang diharapkan dari fitur ini, yakni keamanan untuk setiap kondisi jalan," kata Mii.
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Pakai Mesin Pajero Sport Versi Simpel, Mobil Ramah Biosolar Harga 60 Jutaan Ini Layakkah Dipinang?
-
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
-
Bodi Boxy Makin Seksi, Inikah Mobil Mitsubishi Terbaru Pesaing Fortuner yang Dinanti?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga
-
Tak Dijemput Maung Garuda, Ini Dia Mobil Berpelat 'Indonesia' di Pulau Miangas yang Dipakai Prabowo
-
Dana 'Cekak' tapi Badak: SUV Penggerak Belakang Ini Tawarkan AC Dingin Sampai Belakang
-
Pesona Saingan Honda PCX Murah, Punya Dek Rata Super Mewah Bisa Buat Bawa Koper
-
Jadwal Lengkap ARRC Buriram 2026 Pekan Ini: Pembuktian Nyali Andalan Baru Garuda
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara