Suara.com - Perawatan body dan cat mobil bisa dilakukan dengan banyak cara. Secara umum, cara yang paling populer dilakukan adalah poles dan waxing. Ya, dua proses ini adalah proses yang berbeda. Anda idealnya juga wajib paham perbedaan poles mobil dan waxing, agar tidak salah memberikan treatment pada mobil kesayangan Anda.
Meski merupakan treatment berbeda, namun keduanya saling melengkapi dari sisi perlindungan dan tampilan mobil. Maka untuk memahami perbedaan keduanya, Anda bisa simak di sini!
Prosedur Poles Mobil
Dikenal juga dengan istilah polishing, merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengembalikan kondisi cat yang sudah tampak kusam. Prosedur ini masuk dalam kategori car detailing dengan menggunakan cairan bersifat abrasif, yang pada prosesnya akan sedikit mengikis permukaan cat.
Bagian yang terkikis oleh proses ini adalah bagian cat yang telah kusam, sehingga warna mobil dapat kembali seperti baru lagi. Proses ini juga ampuh untuk mengatasi baret halus pada mobil.
Meski ampuh mengembalikan warna mobil, namun prosedur ini sangat tidak direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin. Idealnya, polishing hanya dilakukan sebanyak 3 kali saja, kecuali mobil Anda sudah dilapisi oleh nano ceramic dari proses coating.
Prosedur Waxing
Waxing, seperti namanya, menggunakan sejenis lilin untuk memberikan lapisan di permukaan body mobil. Wax sangat direkomendasikan untuk mobil yang baru dibeli, agar kilau dan warna catnya bertahan lebih lama.
Berbeda dengan polishing yang hanya bisa dilakukan sesekali, waxing bisa dilakukan sebagai prosedur rutin. Semakin sering waxing dilakukan, maka semakin terjaga lapisan cat mobil yang dimiliki sehingga warnanya lebih awet.
Baca Juga: Urutan Cara Poles Mobil Baik dan Benar agar Berkilau, Ini 9 Tipsnya
Di sisi lain, waxing sendiri menjadi salah satu prosedur pelengkap proses polishing, sehingga proses pemolesan mobil benar-benar memberikan efek optimal pada tampilan yang dimiliki mobil. Hasilnya mobil tampak berkilau lebih lama, dan tidak mudah terlihat kusam.
Pada dasarnya, kedua prosedur tersebut dilakukan untuk menjaga tampilan mobil agar senantiasa prima dan keren. Keduanya saling melengkapi, dan optimal dilakukan secara berkesinambungan. Semoga penjelasan mengenai perbedaan poles mobil dan waxing ini bisa jadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan aktivitas berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson
-
Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo
-
Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel
-
4 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson tapi Murah 2026, Mulai Rp30 Jutaan
-
Skutik Entry Level Rasa Premium: Transformasi Total Yamaha Mio 2026, Cukup Buat Jegal Honda Vario?