Suara.com - Ketika motor mengalami masalah, tentunya bengkel menjadi solusinya. Beberapa pabrikan motor menyediakan bengkel yanng sudah ditangani beberapa mekanik handal.
Namun tak sedikit dari warganet yang justru tidak memanfaatkan fasilitas bengkel dari pabrikan motor tersebut. Seperti halnya yang diungkapkan oleh salah seorang pemilik akun Twitter @BanyuSadewa yang satu ini.
Dalam unggahan tersebut, ia membagikan pengalaman servis motor di bengkel pinggir jalan. Ia syok melihat tagihan usai motornya diservis.
"Tadi habis servis motor di bengkel pinggiran habisnya segini doang. Pas mau bayar licereli gak percaya “HAH? BERAPA MAS?!” karena pernah trauma servis di bengkel A***S habis jutaan," tulis caption pada unggahan tersebut.
Dalam unggahannya, ia membagikan beberapa komponen yang diganti saat servis di bengkel pinggir jalan. Beberapa komponen yang diganti seperti oli, busi, per, kampas belakang, bohlam, kabel spidometer, dan sebagainya.
Total 9 komponen yang diganti serta ditambah dengan jasa servis sebesar Rp 45 ribu. Total yang harus dibayarkan hanya sebesar Rp 255 ribu saja.
Lalu ia juga membagikan jika pemotor ingin servis bengkel di pinggir jalan. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.
- Cari bengkel pinggiran yang jaga/bos-nya Coco/Koko galak. Makin galak makin murah harga biasanya
- Cari yang banyak spanduk merek oli. S**l, Per***, Ca****, dll. Itu mereka sudah kerjasama sponsoran sama olinya. Lebih murah.
- Jangan pernah sungkan tanya dan cerewet "Apanya yang rusak?" "Itu kalau rusak diganti harganya berapa?"
- Pun biasanya bengkel yang baik suka memberikan rekomendasi "Mau yang sparepart ori apa yang baiasa saja tapi tetap fungsi?"
- Kalau lagi minim budget jangan pernah takut ngomong "Bisa diakalin dulu gak mas?"
- Kalau kamu insecure sama bengkel pinggiran dan ingin sparepartnya ori, belilah sparepart di toko online. Terus dibawa ke bengkel pinggiran tersebut. Paling disuruh bayar ongkos pasang RP 50 ribu.
- Kalau sudah berat banget rusaknya (macem injeksi) mau gak mau memang bawa ke bengkel resmi. Tapi kalau kamu was-was dompet, konsulnya di bengkel resmi abis itu bawa ke bengkel pinggiran, tanya bisa apa gak? Kalo bisa, tar tinggal minta rekomen sama keluarin kata ajaib “Bisa diakalin dulu gak?”
- Kalau sudah cocok sama satu bengkel, pakai di situ terus jd langganan buat servis rutin kayak ganti oli. Kalo jadi langganan nanti kamu ganti oli kamu cukup beli oli nya aja (40K-50K) biaya ongkosnya gak usah bayar
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Solusi Murah Motor Sport 250cc: 5 Pilihan Bekas Lebih Terjangkau dari Scoopy Baru
-
Strategi Changan Dongkrak Penjualan di Indonesia Sebagai Pendatang Baru
-
Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global
-
Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang
-
5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar
-
Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km
-
Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox
-
Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung
-
Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru
-
Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta