Suara.com - Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mendeteksi kerusakan mobil adalah dengan mendengarkan suaranya saat dikendarai. Percaya atau tidak, jika ada bunyi aneh yang terdengar berisik, pasti ada sesuatu yang tidak beres. Tapi kira-kira apa saja ya penyebab suara mobil berisik ini?
Nah dalam artikel singkat ini mari kita bedah apa saja yang kira-kira menjadi penyebab suara mobil berisik yang tidak wajar. Selengkapnya, dalam poin singkat di bawah ini.
Ketika volume oli mesin kurang dari seharusnya, atau ketika oli sudah waktunya diganti, maka bisa saja suara berisik ini muncul. Titik tangki oli akan jadi salah satu titik yang wajib dicek ketika oli mendadak memunculkan bunyi berisik tidak wajar.
2. Bagian Belt atau Sabuk
Masalah kedua yang menjadi penyebab suara berisik bisa jadi adalah bagian belt atau sabuk kendaraan. Komponen ini adalah tali kipas yang menghubungkan satu pull dengan pull lain, dan menghubungkan kipas radiator dengan kompresor AC.
3. Bearing Mobil Bermasalah
Ketiga adalah bagian bearing. Hal ini dapat menjadi indikasi kuat ketika suara kasar semakin terdengar jika gas ditekan dalam. Meski demikian ketika hal ini terjadi, sangat disarankan mendatangi bengkel sebab untuk menentukan komponen yang bermasalah akan cukup rumit.
4. Kompresor AC
Baca Juga: Mengenal Sasis Mobil dan Lima Jenisnya, Ini Plus dan Minus Masing-Masing
Suara berisik pada mobil juga bisa dipicu oleh kompresor AC yang tidak beres. Suara yang disebabkan oleh kompresor AC akan muncul sesaat ketika mobil dinyalakan mesinnya, atau ketika mobil mulai berjalan.
5. Permasalahan di Pompa Oli Mesin
Selanjutnya adalah kemungkinan adanya masalah pada pompa oli mesin. Ketika komponen ini bermasalah, maka tidak ada saluran oli yang dipompa naik ke bagian mesin, sehingga membuat mesin memiliki suara yang kasar.
6. Terjadi Pembakaran Tidak Sempurna
Pembakaran yang tidak sempurna jadi penyebab berikutnya dari suara mobil yang berisik. Suara yang muncul disebut dengan engine knocking. Hal ini bisa terjadi ketika bahan bakar yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh mesin.
7. Periksa Celah Katup Mesin
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?