Suara.com - Porsche dan Red Bull dikabarkan belum menemui kesepakatan dalam kolaborasi untuk berlaga di balap Formula 1 atau F1.
Namun demikian, merek mobil sport asal Jerman ini menyatakan tetap tertarik untuk masuk ke ajang balap single seater terkencang di dunia itu.
"Kedua perusahaan sekarang sampai pada kesimpulan bahwa pembicaraan ini tidak akan dilanjutkan lagi," kata Porsche AG dalam sebuah pernyataan, dikutip dari US News.
Bos tim Red Bull, Christian Horner mengatakan di sela F1 GP Italia bahwa ada ketidakselarasan antarkedua belah pihak dalam pembicaraan sebelumnya.
Dengan demikian, Porsche dan Red Bull sepakat untuk tidak melanjutkan negosiasi yang berujung pada kolaborasi.
Sebuah sumber memgatakan, pembicaraan antara Porsche dan Red Bull terhenti karena sejumlah kesenjangan seperti seberapa banyak kontrol yang diinginkan Porsche dan apa yang akan diberikan Red Bull.
"Dengan perubahan regulasi, seri balap tetap menjadi prospek menarik bagi Porsche yang akan terus kami pantau," tambah Porsche.
Sebelumnya, FIA yang mengatur balap F1 pada Agustus telah menyetujui peraturan mesin untuk meningkatkan daya listrik secara signifikan. Bahan bakar berkelanjutan 100 persen akan diterapkan, juga elemen Motor Generator Unit Heat (MGU-H) dipensiunkan pada 2026.
Baca Juga: Dalam Hening, Taksi Ikonik London Antre Ungkapkan Bela Sungkawa atas Mangkatnya Ratu Elizabeth II
Hal ini dinilai akan memberikan kemudahan bagi Volkswagen Group untuk masuk ke F1.
Sebelumnya mantan CEO Volkswagen, Herbert Diess telah memberi bocoran bila merek Porsche dan Audi akan bergabung dengan F1. Strategi ini dilakukan untuk mengadang dominasi pembuat mobil Jerman, Mercedes-Benz yang merajai klasemen konstruktor F1 bersama juara dunia F1 tujuh kali, Lewis Hamilton.
Berita Terkait
-
Sampah Masih Jadi PR Labuan Bajo, Kolaborasi Komunitas Didorong Demi Pariwisata Berkelanjutan
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Persaingan Best Picture Oscar 2026: 10 Film Unggulan yang Sulit Dikalahkan
-
4 Drama Kolaborasi Artis Korea dan Jepang yang Tayang di Netflix
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?