Suara.com - Berbincang soal sepeda motor berpenampilan modis senantiasa menarik. Termasuk di antaranya adalah pemakaian lampu LED.
Pemakaian lampu jenis satu ini diminati karena menambah nilai estetik. Selanjutnya tentu saja penggunanya semakin suka karena sosok si motor jadi berbeda dibandingkan versi standar.
Ketika hendak melakukan modifikasi pada bagian lampu, sebaiknya perhatikan beberapa hal. Bahkan termasuk efek lampu LED motor yang biasa terjadi sehingga tidak kaget ketika mengalaminya.
Nah, sebelum memasang komponen ini, simak penjelasan dari Wahana Honda soal lampu sepeda motor yang memiliki peran penting. Yaitu sebagai bagian sistem keamanan dalam berkendara.
Berikut adalah seluk-beluk seputar lampu LED:
Cahaya Kurang Jelas
Secara umum, cahaya yang dihasilkan lampu LED memang lebih terang dibandingkan bohlam. Namun cahaya putih yang dihasilkan justru menjadi kurang jelas jika sedang berkendara di tengah hujan.
Tidak hanya itu lampu ini juga menghasilkan sinar dingin, namun menimbulkan panas pada mesin.
Bikin Boros Aki
Pemakaian aki akan terasa lebih boros karena beban untuk lampu cukup besar. Karena lampu LED memiliki pencahayaan yang terang maka mempengaruhi pemakaian aki.
Karena alasan ini, pabrikan sepeda motor tidak menganjurkan jika pemiliknya melakukan modifikasi mengganti lampu bohlam dengan LED.
Mika Bisa Meleleh
Efek yang lain mungkin akan terjadi yaitu mika lampu bisa meleleh. Hal ini terjadi karena lampu memiliki daya jauh lebih besar. Efek yang dapat dihasilkan mengakibatkan panas, akhirnya membuat rumah lampu dan reflektor meleleh.
Ini jelas akan merugikan pemilik sepeda motor. Mau tak mau harus lakukan perbaikan jika mengalami hal ini.
Berita Terkait
-
Lampu LED 40 Persen Lebih Terang Resmi Hadir, Tetap Nyaman di Mata dan Hemat Listrik
-
Philips Smart LED Punya Fitur Schedules, Bikin Bangun Sahur Tepat Waktu Selama Ramadan
-
Lampu Mobil Kian Menyilaukan: Indonesia Tak Sendiri, Kini Jadi Masalah Internasional
-
Mothercare Rilis Koleksi Lebaran Anak 2026: Nyaman Maksimal dan Stylish Bareng Klamby dan KAMI
-
Lampu Mobil Kekinian Mulai Terlalu Silau, Komplain Masif Bermunculan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan