Suara.com - Balap motor seru World Superbike atau WorldSBK alias WSBK Mandalika 2022 bakal dipentaskan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat akhir pekan ini (11-13/11/2022).
Museum Negeri NTB menyambut acara balap WSBK Mandalika 2022 dengan menggelar Pameran Temporer bertema "Teknologi Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan". Produk otomotif yang dipamerkan antara lain adalah berbagai kendaraan listrik.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Museum Negeri Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ahmad Nuralam MH menyatakan bahwa tingkat kunjungan wisatawan ke Museum NTB sejak Januari-Oktober 2022 mencapai sekitar 15.000 orang.
"Kami juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan pameran. Termasuk Pameran Temporer yang kami gelar hari ini (10/11/2022) sampai 15 November 2022, untuk menyambut WSBK. Target kami tamu-tamu WSBK bisa datang ke Museum Negeri NTB," paparnya.
Ahmad Nuralam menyatakan Provinsi NTB memiliki tiga suku besar yakni Suku Sasak, Samawa, dan Mbojo, sehingga ajang WSBK menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan kebudayaan dan teknologi yang ada di daerah ini.
"Moto kami: Belum ke NTB kalau belum ke Museum Negeri NTB, sebab museum ini adalah miniatur daerah NTB," tambahnya.
Selain itu, pada 1-3 Desember 2022 akan dilaksanakan pameran tenun bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranada) NTB.
Sedangkan untuk promosi di sekolah, pihak Museum Negeri NTB sudah bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk mengerahkan pelajar datang ke Museum Negeri NTB, dengan target pagi 100 pelajar, dan siang 100 orang.
"Harapan kami melalui kegiatan-kegiatan ini kesan museum yang vakum bisa hilang. Jadi target kunjungan di atas 21 ribu bisa tercapai," katanya.
Museum Negeri NTB memiliki 7.703 koleksi sejarah, namun mengingat keterbatasan ruang yang bisa dipamerkan hanya 10 persen. Sisanya disimpan di area penyimpanan.
"Pengunjung yang datang ke museum berasal dari berbagai daerah. Ada yang dari dalam daerah, luar daerah, bahkan luar negeri," ujar Ahmad Nuralam.
Menurutnya, tingkat kunjungan Museum Negeri NTB saat ini yang mencapai sekitar 15 ribu itu, masih berada di bawah tingkat kunjungan 2021 yang mencapai sekitar 21 ribu.
Pihak Museum Negeri NTB optimis tingkat kunjungan 2022 bisa di atas tingkat kunjungan 2021.
Untuk mencapai target kunjungan di atas 21 ribu pada 2022, pihaknya saat ini sedang menggencarkan sosialisasi untuk memberikan branding Museum Negeri NTB kepada masyarakat agar museum lebih berpotensi dikunjungi.
Museum kini lebih aktif melakukan promosi melalui berbagai media sosial, berbagai komunitas, dan sekolah untuk menjadikan museum sebagai wisata edukasi, sampai sejarah.
Berita Terkait
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai
-
Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun
-
Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih