Suara.com - Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon menyatakan bahwa kasus pencurian sepeda motor di Kota Jayapura cukup menonjol. Dalam sehari bisa didapati dua hingga tiga laporan kepada Polisi soal pencurian ini.
Untuk itu, pihaknya menekankan kepada jajaran untuk selalu melakukan "quick response" curanmor dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara atau TKP agar bisa diidentifikasi motif para pelaku.
Dikutip dari kantor berita Antara, pada Kamis (17/11/2022) Kapolresta Jawapura Kota menyerahkan 10 unit sepeda motor hasil penangkapan pencurian kepada pemiliknya di halaman Mapolresta Jayapura Kota di Jayapura.
Penyerahan sepeda motor dilakukan setelah pemiliknya bisa menunjukkan surat kepemilikan yang sah. Dan Kombes Pol Victor D. Mackbon menambahkan hingga sekarang masih ada 30 unit sepeda motor yang belum diserahkan kepada pemiliknya. Pasalnya belum ada warga yang menyerahkan bukti kepemilikan.
Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan polisi siap menyerahkan kembali bila masyarakat menyerahkan dan memperlihatkan bukti surat kepemilikan sepeda motor.
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.
Adapun modus pencurian sepeda motor yang dilakukan pelaku curanmor adalah ditukar atau barter dengan narkotika jenis ganja. Pihak Kepolisian dan TNI AL maupun petugas perbatasan bersinergi untuk penanganan.
Salah satu warga yang menerima kembali sepeda motornya yang dicuri adalah La Ode Bunga.
Ia menyatakan terima kasih karena kendaraannya kembali setelah hilang dua bulan.
"Saya sudah berusaha mencari namun tidak ketemu sehingga mengikhlaskan. Namun bisa ditemukan kembali," ungkapnya bersyukur.
Berita Terkait
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Polsek Mampang Ungkap Fakta Kasus Nabilah O'Brien: Beda Perkara Pencurian dan Laporan ITE
-
Tampang Pencuri Uang Takziah di Kramat Jati Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku Spesialis Melayat
-
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
-
Pengkhianatan Cinta di Pademangan: Pria Ini Bobol Rumah Calon Mertua, Gondol Harta Rp400 Juta
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan