Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru di Surabaya, Kamis (8/12/2022) menyatakan bahwa Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapatkan bantuan 34 unit bus listrik dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Dikutip dari kantor berita Antara, Kadishub Kota Surabaya menambahkan bahwa pertengahan Desember 2022 akan dikirim 25 unit bus listrik. Sedangkan sisanya akan dikirim secara bertahap pada 2023.
"Nanti kalau sudah mendekati saatnya kami kita akan sosialisasi dan soft launching dulu, sekarang kami finalisasi. Harapannya ke depan, perpindahan dari kendaraan pribadi ke angkutan umum bisa lebih baik," jelasnya.
Tundjung Iswandaru menyebutkan bahwa bus listrik dari Kementerian Perhubungan itu sebelumnya digunakan untuk mendukung layanan transportasi dalam pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali (16-17/12/2022).
Pengoperasian bus listrik dilakukan melalui mekanisme kontrak kerja sama antara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub dengan pihak operator dalam hal ini Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI).
"Jadi itu semua yang berkontrak adalah Dirjen Perhubungan Darat dengan operator, dalam hal ini DAMRI," ujarnya menggarisbawahi.
Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya telah mengajukan dua rute untuk operasional bus listrik itu. Rutenya adalah:
- Rute pertama: Terminal Purabaya sampai Kenjeran Park, melalui Jalan Jemursari, SIER, Rungkut, perempatan Gunung Anyar, MERR (Middle East Ring Road) sampai Kenjeran.
- Rute kedua: Jalan Benowo hingga menuju ke Jalan Tunjungan. Pemilihan rute ini berkaitan nantinya Piala Dunia U-20 2023 digelar sehingga dapat dihubungkan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
"Karena kaitannya nanti kalau ada piala dunia, bus listrik bisa dikoneksikan ke GBT. Rute ini sedikit berubah dari awal. Awal kami mengusulkan dua rute, yaitu Surabaya-Perak dan rute kedua dari Purabaya ke arah MERR," lanjut Tundjung Iswandaru.
Meski begitu, Pemkot Surabaya siap mendukung penuh operasional bus listrik di Kota Surabaya. Sementara terkait teknis operasional, nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak operator secara bertahap.
"Jadi perkembangan terakhir semua bisa dilakukan, tinggal nanti kami koordinasi seperti apa. Karena terkait seperti apa juga pengoperasian dan bus stop," lanjut Tundjung Iswandaru.
Namun demikian pihaknya juga berharap kepada pihak operator atau pengelola bus listrik agar dalam operasional bisa melibatkan para pengemudi di Kota Surabaya.
Berita Terkait
-
Kemensos Dampingi Keluarga Randika yang Viral Disebut Meninggal Kelaparan
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?