Suara.com - Asuransi Astra, bagian dari PT Astra International Tbk, perusahaan nasional yang memiliki 245 anak usaha, antara lain bergerak di sektor otomotif dan asuransi, menggelar Estafet Peduli Bumi. Yaitu rangkaian kegiatan perwujudan aspirasi berkelanjutan.
Dipetik dari rilis resmi Asuransi Astra sebagaimana diterima Suara.com, perhelatan dimulai 22 September 2022 dari kota Medan dan terus berlanjut ke enam kota lainnya sepanjang 2022.
Penutup program Estafet Peduli Bumi (EPB) adalah peresmian Learning Center English Goes to Kampung (EGK) di Sumba Barat.
Dalam puncak rangkaian program EPB di tahun ini, Asuransi Astra melanjutkan aksinya di Sumba dengan lima kegiatan lainnya yakni program penurunan stunting, penyerahan bantuan dan literasi keuangan kepada para pelaku UMKM dan pendidikan vokasi, pemberian beasiswa serta penanaman 3.000 pohon mangrove pada 9-10 Desember 2022.
Kegiatan EPB adalah perwujudan dari misi perusahaan yaitu menjadi warga usaha yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan mengelola lingkungan hidup secara berkesinambungan. Yaitu mencakup Pilar Pendidikan, Pilar Kesehatan, Pilar Lingkungan Hidup, serta Pilar Kewirausahaan.
Learning Center di Sumba Barat fokus pada pemberian edukasi Bahasa Inggris guna mendukung SDM layak kerja sebagai bentuk perkembangan ekonomi global dari sektor pariwisata Sumba. Kawasan yang dianggap memiliki potensi tinggi akan wisatawan. Berdasar data Badan Pusat Statistik, pada 2021 tercatat wisatawan total Sumba Barat, Timur, dan Barat Daya mencapai sekitar 30.994 jiwa, dengan turis mancanegara 1.205 jiwa di antaranya.
"Terima kasih kami ucapkan untuk Asuransi Astra. Semoga Asuransi Astra maupun masyarakat lainnya tidak berhenti bergerak melaksanakan aksi luar biasa demi masa depan bangsa dan Bumi kita semua," sambut Roswita Asti Kulla, Founder English Goes to Kampung.
Asuransi Astra juga mencanangkan pilar kesehatan bersama dengan Volunteer Doctors FK UNPAD, melakukan kunjungan ke TK Hati Nurani, Desa Watu Kawula, Sumba Barat Daya. Tujuannya memberikan program edukasi kesehatan dalam rangka penurunan stunting ke sekolah.
Selanjutnya anak-anak di Posyandu Karekamangeda, Desa Watu Kawula dan Posyandu Mentari Pagi, Desa Weelonda diberi suplementasi protein, suplementasi zinc, serta logbook intervensi yang akan dilakukan pendampingan tiga hingga enam bulan.
Baca Juga: Kembangkan Garda Mobile Otocare, Asuransi Astra Dapatkan Best Digital Brand Awards 2022
Kemudian Asuransi Astra memberikan latihan pengelolaan keuangan dan risiko kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tenun Ikat Karaja di Kampung Letehakapuna, Sumba Barat. Juga sejumlah perwakilan murid penerima beasiswa dari SMKN 1 & SMKN 2 serta murid SKPP (Sekolah Keterampilan Putra Putri). Disampaikan secara langsung oleh Rudy Chen, President Director Asuransi Astra.
Sesudahnya, Asuransi Astra menyerahkan bantuan sejumlah alat tenun dan paket benang cotton untuk mendukung produktivitas usaha pada UMKM Tenun Ikat Karaja.
Penyerahan bantuan dilanjutkan pemberian asuransi Garda Me Micro dari Asuransi Astra kepada 70 anggota UMKM Tenun Ikat Karaja.
Seluruh bantuan ini adalah sebagai bentuk dukungan kepada puluhan ibu rumah tangga di Lamboya dalam menunjang kemandirian ekonomi setelah era pandemi. Caranya dengan meningkatkan perkembangan usaha.
Dalam pilar pendidikan guna memberikan pendidikan berkualitas yang merata, Asuransi Astra juga memberikan sejumlah donasi bantuan untuk pengembangan pendidikan generasi muda kepada 24 rumah di kampung adat Moto Dawu, Sumba Barat.
Lantas penanaman 3.000 bibit mangrove yang terletak di Pantai Kerewei Mananga, Sumba Barat. Tujuannya tanaman ini menjadi solusi penyerap karbon dioksida akibat emisi gas rumah kaca. Serta berperan sebagai sumber oksigen yang baik serta upaya mitigasi bencana alam sekitar pantai akibat arus air laut. Penyerahan ini dilakukan President Director Asuransi Astra, Rudy Chen kepada Bupati Sumba Barat, yang diwakili Asisten II, yaitu Yanis Loebalu.
Berita Terkait
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
Express Discharge, Layanan Seamless dari Garda Medika Resmi Meluncur: Efisiensi Waktu dan Pembayaran
-
Garda Oto Edukasi Risiko yang Tidak Dijamin Asuransi di GIIAS 2025
-
Asuransi Astra Rayakan Ulang Tahun dengan Berbagi di Panti Asuhan
-
Garda Oto Libatkan Pelanggan Tanam Bibit Mangrove Jaga Ekosistem Wilayah Pesisir
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina