Suara.com - Hingga saat ini, status pandemi COVID-19 belum diangkat dari Indonesia. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 1 masih berjalan.
Dikutip dari kantor berita Antara, Jembatan Ampera sebagai ikon Kota Palembang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan, kembali ditutup sementara pada 31 Desember malam atau saat menjelang pergantian tahun dari 2022 ke 2023.
"Penutupan sementara Jembatan Ampera dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan pada puncak perayaan Tahun Baru 2023 dalam kondisi masih pandemi COVID-19," jelas Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol.Mokhammad Ngajib di Palembang, Sabtu (17/12/2022).
Untuk melakukan penutupan Jembatan Ampera, pihaknya telah melakukan rapat lintas sektoral dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palembang.
Jembatan Ampera rencananya ditutup Sabtu (31/12/2022) malam mulai pukul 22.00 WIB hingga Minggu (1/1/2023) dini hari pukul 02.00 WIB.
Bagi masyarakat yang biasa merayakan Tahun Baru di luar rumah dan kawasan jembatan itu, diimbau untuk di rumah saja karena masih dilakukan penutupan Ampera.
Bagi masyarakat yang tetap melakukan aktivitas di luar rumah selain untuk hiburan tahun baru bisa menggunakan jalan dan jembatan alternatif Musi II, Musi IV, dan Jembatan Musi VI.
Untuk mengatur pengalihan jalur alternatif saat Jembatan Ampera ditutup, Polrestabes Palembang menurunkan petugas di lapangan mengatur pengalihan arus lalu lintas yang menuju Jembatan Ampera ke jalan alternatif menuju Jembatan Musi IV di kawasan Pasar Kuto dan Musi VI kawasan Makrayu/Jalan Sultan Mansyur Palembang, dan Jembatan Musi II.
Pengalihan arus lalu-lintas dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman mulai Bundaran Cinde menuju Bundaran Air Mancur Masjid Agung Palembang.
Baca Juga: Panda Mini EV, Mobil Listrik Geely Paling Mungil Bakal Mengisi Pasar Otomotif China Tahun Depan
Untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas akses ke Jembatan Ampera dan pusat keramaian, Polrestabes Palembang menempatkan anggota Satuan Lalu Lintas di sekitar lokasi sejak sore hari hingga malam detik-detik Tahun Baru 2023
Melalui upaya dan penerapan prokes secara ketat, diharapkan tidak mengurangi keceriaan masyarakat menyambut Tahun Baru 2023 di tengah kondisi masih pandemi COVID-19 dan bisa mencegah terjadinya lonjakan kasus penularan virus corona yang dikhawatirkan banyak pihak.
Sementara Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengimbau masyarakat yang tersebar di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pergantian tahun 2022 ke 2023.
"Partisipasi masyarakat berperan besar dalam menjaga kamtibmas tetap aman dan kondusif dalam kondisi meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat menjelang Tahun Baru 2023," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Layar Merah Bursa, IHSG Ambles Lebih dari 4 Persen
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Selat Hormuz Masih Terisolir, Produksi Minyak Kawasan Teluk Anjlok Hampir 7 Juta Barel!
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Harga minyak dunia melonjak setelah kapal diserang di dekat Selat Hormuz
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga