Suara.com - Feeder tol Dharmasraya-Rengat berfungsi memperlancar jalur transportasi. Antara lain memangkas waktu tempuh menuju Jakarta hingga 13 jam. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Dharmasraya, Junaedi Yunus mengatakan hasil prastudi kelayakan jalur feeder tol diusulkan dua alternatif trase yang dapat dipilih.
Dikutip dari kantor berita Antara, Junaedi Yunus menjelaskan trase pertama lebih pendek sepanjang 108 km. Di Riau, trase ini diusulkan tersambung dengan tol Trans Sumatera di Belilas, Indragiri Hulu. Trase kedua lebih panjang, yakni 134 km. Jalur ini diusulkan tersambung dengan tol Trans Sumatera lebih ke utara dari usulan pertama, tepatnya, di Simpang Japura, Rengat, serta Inhu.
Menurutnya, Dharmasraya dan Inhu mengusulkan trase yang lebih pendek. Sementara, Pemkab Kuansing mengusulkan rute yang lebih panjang. Namun yang akan menentukan trase mana yang digunakan adalah Hutama Karya sebagai pelaksana.
"Jadi ini salah satu keuntungannya kalau saat ini Dharmasraya-Jakarta butuh waktu 24 jam. Bila feeder tol ini selesai dan tol tersambung dari Rengat hingga Lampung, hanya butuh waktu 13 jam. Begitu juga kita harapkan akan meningkatkan ekonomi masyarakat, ini tidak hanya berdampak terhadap perkembangan Dharmasraya, melainkan beberapa kabupaten/kota di Sumatera Barat dan Riau," jelas Junaedi Yunus.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan feerder tol atau tol penghubung ke Jalan Tol Lintas Sumatera di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, belum akan dimulai pada 2023.
"Tahun ini belum, persiapan dulu," katanya di Pulau Punjung, Jumat (6/1/2023).
Kepastian ini dikemukakan Menteri Basuki di sela kunjungannya dalam rangka peresmian Masjid Agung Dharmasraya, yang terletak di tepi Jalan Lintas Sumatera, Nagari Gunung Medan, Kacamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
Ia mengatakan rencana pembangunan feeder tol merupakan ide Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang diusulkan sejak lama, ke depan Kementerian PUPR akan melihat dan mengkaji fisibility study terlebih dahulu.
Menurut dia pada 2023 dilakukan persiapan dulu, karena prosesnya memakan waktu cukup lama sebelum sampai pada pembiayaan. "Ini kan baru prafisibility study, namun demikian beliau (bupati) sudah mengatakan terkait lahan yang akan terpakai nanti sudah bisa menjaminnya," katanya.
Baca Juga: Sambut 2023, Adira Finance Ungkapkan Optimisme Termasuk Pembiayaan Sektor Otomotif
Sementara itu, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan di depan Menteri Basuki berharap proses pembangunan feeder tol Dharmasraya-Rengat dipercepat dan pengerjaannya dapat dilaksanakan segera mungkin.
Menurutnya feeder tol akan membuka akses Kabupaten Dharmasraya dan sejumlah kabupaten dan kota di bagian tengah Sumatera ke Jalan Tol Trans Sumatera di lintas timur melalui Rengat.
Berita Terkait
-
Industri Tembakau Alternatif Butuh Dukungan Regulasi Pemerintah
-
Main Roblox Dibatasi Menkomdigi, 6 Game Seru Ini Bisa Jadi Alternatif
-
Daftar Rute Alternatif Mudik Menghindari Macet di Lingkar Gentong, Lalu Lintas Lancar
-
Gerakan Kurangi Risiko Rokok Meluas, Sejumlah Pengusaha Vape Mulai Pasang Stiker Edukasi
-
BRIN Ungkap Produk Tembakau Alternatif Minim Risiko Toksikan, Apa Itu?
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic
-
Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah
-
5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?
-
Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport
-
Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa