Suara.com - Asuransi Astra, bagian dari PT Astra International Tbk–sebuah perusahaan Nasional yang memiliki lebih dari 245 anak usaha, antara lain di sektor otomotif, dan asuransi–baru saja menggelar literasi keuangan, berupa webinar Pengelolaan Keuangan untuk Perempuan Pelaku UMKM.
Dikutip dari rilis resmi Asuransi Astra sebagaimana diterima Suara.com, acara ini adalah kolaborasi antara Asuransi Astra dan ngeLESin. Bertujuan meningkatkan pemahaman dan implementasi keuangan bagi para pelaku UMKM perempuan di Indonesia.
ngeLESin adalah platform education technology start-up dengan kategori terlengkap Akademik dan Non-Akademik, dan acara ini menjadi ini penutup kampanye #PerempuanBermakna yang diinisiasikan oleh Asuransi Astra dalam mendukung SDG’s poin 5, yaitu mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan selama Maret 2023.
“Berwirausaha memberi peluang kepada perempuan untuk melakukan banyak perbuatan luar biasa bagi dirinya, keluarga, maupun orang di sekitarnya. Selain itu juga, berpotensi sebagai pendorong proses pemberdayaan perempuan," papar Wioko Yudhantara, Manager Environment and Social Responsibility Asuransi Astra.
Adanya webinar ini diharapkan dapat memotivasi banyak para pelaku usaha perempuan untuk mulai menekuni kemampuan dalam mengelola keuangan hingga penggunaan digital financial sehingga dapat mencapai kesejahteraan untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.
Acara dibagi menjadi dua sesi materi. Pertama mengenai akuntasi dasar dan cara pengelolaan keuangan yang baik oleh Dosen & Praktisi Akuntasi Koordinator Galeri Investasi, Oktavianti, S.E.,M.S.AK.,Ak.,CA.
“Sebagai pelaku usaha, memahami cara mengelola keuangan, entah itu keuangan usaha atau bisnisnya maupun pribadi dengan baik, merupakan hal yang sangat penting dan bahkan harus dijadikan sebagai keterampilan dasar bagi seseorang sebelum memulai usaha," papar Oktavianti.
Materi media adalah topik Digital Financial Literacy (DFL). Disampaikan oleh Digital Marketing & Monetization Manager Asuransi Astra, Ekki Primanda Ramadhan.
Menurut OJK, Digital Financial Literacy merupakan pengetahuan, keterampilan, keyakinan, dan kompetensi untuk menggunakan produk dan layanan keuangan digital dengan aman untuk membuat keputusan keuangan yang baik.
Baca Juga: Setir Kanan Hadirkan Jual Beli dan Tukar Tambah Mobil dengan Cicilan Rp 70 Ribu per Hari
Dalam sesi ini diharapkan dapat mengajak para pelaku UMKM untuk mulai mengimplementasikan dan menerapkan pengaturan keuangan, tabungan melalui keuangan digital.
“Perempuan kerap dianggap sebagai kunci untuk pembangunan berkelanjutan dan kualitas hidup dalam keluarga hingga masyarakat. Tak heran jika para perempuan ikut tergerak untuk mencapai kemandirian finansial untuk kesejahteraan dirinya dan keluarga di masa kini dan mendatang," jelas Ekki Primanda Ramadhan.
"Produk dan layanan keuangan digital ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha khususnya perempuan dalam menjalankan usahanya. Selain itu juga memiliki potensi baik dalam menjauhi kerugian yang terkadang sulit untuk dihindari,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
"Belajar di Lantai, Tapi Mimpi Harus Setinggi Langit" Kisah Ibu Inspiratif PNM
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara