Suara.com - PT Federal International Finance (FIFGROUP) dan Asuransi Astra--bagian dari PT Astra International Tbk, sebuah perusahaan nasional yang memiliki 245 unit usaha, di antaranya sektor otomotif, asuransi, dan pembiayaan--baru saja merampungkan sebuah proyek kerja sama. Yaitu membangun sebuah masjid ramah gempa bagi para penyintas Gempa Cianjur.
Dikutip dari rilis resmi FIFGROUP sebagaimana diterima Suara.com, seremoni ground breaking atau peletakan batu perdana tempat ibadah kaum Muslim ini berlangsung pekan lalu, Sabtu (8/4/2023) didi Kampung Wargaluyu, Desa Nagrak, Cianjur.
Hadir sebagai pemberi donasi dari pihak FIFGROUP--yang memberikan layanan pembiayaan untuk sepeda motor Honda--adalah AMITRA, brand pembiayaan syariah PT Sharia Multifinance Astra (PT SMA) yang berada di bawah payung FIFGROUP, dan Asuransi Astra.
"Alhamdulilah, di bulan puasa ini, kami semua sangat bersyukur atas terlaksananya program kolaborasi yang sudah berjalan dan apa dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan suntikan semangat untuk para penyintas gempa Cianjur dalam beribadah," papar Yulian Warman, Direktur PT SMA.
Tempat ibadah bernama Masjid Al-Mutaqien ini berada di tanah seluas 200-250 m persegi, dan penyaluran dana sosial berasal dari pelanggan FIFGROUP Syariah dan peserta Asuransi Astra Syariah. Nilai total mencapai Rp 420 juta, di mana pihak FIFGROUP dan Asuransi Astra masing-masing menyalurkan dana Rp 210 juta.
Direktur PT SMA, Yulian Warman, hadir bersama Vice President Governance, Risk Management, Compliance & Corporate Secretary Asuransi Astra Syariah, Djoko Nugroho Anindito, beserta Environment, Health, Safety, Social Responsibility and Sustainability Management Department Head FIFGROUP, Charles DW Simaremare.
Secara simbolis mereka menyerahkan bantuan kepada Direktur Program LAZ Nurul Hayat, Kholaf Hibatullah, didampingi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Cianjur, Sinta Dewi Yuniarti.
"Alhamdulilah, di bulan puasa ini, kami semua sangat bersyukur atas terlaksananya program kolaborasi yang sudah berjalan dan apa dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan suntikan semangat untuk para penyintas gempa Cianjur dalam beribadah," sambut Yulian Warman.
"Semoga rencana pembangunan Masjid Al-Mutaqien ini dapat terlaksana tepat waktu sehingga dapat segera dipergunakan oleh masyarakat di Cianjur ini. Amin," tambah Djoko Nugroho.
Ketua Rukun Warga (RW) setempat, Rosihan, mengucapkan terima kasih atas peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Mutaqien ini.
Baca Juga: Garda Medika dari Asuransi Astra Mendapatkan Penghargaan Marketeers OMNI Brands of The Year 2023
"Terima kasih banyak atas pembangunan masjid ini. Gempa yang terjadi tahun lalu telah membuat kami kesulitan menjalankan ibadah. Namun dengan adanya Masjid ramah gempa sebagai kepedulian AMITRA dan Asuransi Astra, kami dapat beribadah dengan nyaman dan tenang," paparnya.
Seperti diungkap Rosihan, gempa bumi berkekuatan 5,6 Magnitude melanda Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022. Selain rumah, ratusan infrastruktur termasuk 269 unit mushola atau masjid juga terdampak.
Karena itu, Masjid Al-Mutaqien juga dibangun menggunakan konstruksi ramah gempa. Yaitu berbahan kayu.
Usai peletakan batu pertama, kegiatan diteruskan acara buka puasa bersama warga serta ceramah. Tajuknya, "Sabar dan Syukur sebagai Healing Terbaik" yang disampaikan oleh Ustad Encep Hendarsyah, S.Pd.
"Alhamdulilah. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas program pembangunan Masjid Al-Mutaqien yang ramah gempa. Ini menjadi jawaban atas doa kami, para penyintas gempa untuk dapat beribadah dengan nyaman dan tenang tanpa ketakutan akan adanya gempa," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bukan Kasus Biasa: Tersangka Pembakar Mushola di Maluku Tenggara Terancam 9 Tahun Penjara
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh
-
Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil
-
Express Discharge, Layanan Seamless dari Garda Medika Resmi Meluncur: Efisiensi Waktu dan Pembayaran
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu