- FIFGROUP pasang solar panel 10,8 kWp di Bekasi, titik ke-43 dukung energi bersih.
- Peresmian gedung baru Bekasi untuk tingkatkan kualitas layanan dan kenyamanan konsumen.
- Hajatan Cabang Bekasi hadirkan solusi pembiayaan lengkap dan program gaya hidup sehat.
Suara.com - PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PT Astra International Tbk (ASII) dan bagian dari Astra Financial, terus memperkuat komitmennya terhadap aspek keberlanjutan (sustainability). Terbaru, FIFGROUP meresmikan instalasi solar panel (pembangkit listrik tenaga surya) di atap gedung baru Kantor Cabang FIFGROUP Bekasi pada Sabtu (25/4/2026).
Langkah strategis ini merupakan titik ke-43 pemasangan panel surya yang dilakukan perusahaan di seluruh Indonesia. Dengan kapasitas sebesar 10,8 kilowatt-peak (kWp) atau setara 10.800 Watt-peak, instalasi ini diharapkan mampu menekan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi energi berbasis fosil di lingkup operasional kantor.
Direktur FIFGROUP, Esther Sri Harjati, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi konsumsi listrik berbasis fosil. Pemasangan solar panel ini adalah kontribusi nyata kami terhadap keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang," ujar Esther dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).
Selain aspek lingkungan, FIFGROUP juga meresmikan gedung baru yang berlokasi strategis di Villa Meutia Kirana, Bekasi. Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan lebih bagi konsumen serta mendukung produktivitas karyawan dalam memberikan solusi pembiayaan yang relevan bagi masyarakat lokal.
Transformasi digital pun turut diperkuat. Dalam operasionalnya, FIFGROUP mengandalkan aplikasi FIFGO sebagai one-stop solution transaksi digital, serta dukungan ekosistem AstraPay untuk mempermudah transaksi nontunai bagi nasabah.
Menutup rangkaian seremoni, FIFGROUP menggelar "Hajatan Cabang" di pelataran kantor baru tersebut pada 25-26 April 2026. Acara ini menjadi wadah bagi lima lini bisnis utama—FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, dan AMITRA—untuk berinteraksi langsung dengan warga Bekasi melalui berbagai promo menarik.
Acara yang dibuka dengan prosesi potong pita dan tumpeng ini juga diwarnai aksi sosial berupa santunan kepada Yayasan Yatim Ar-Rahman serta program Fun Run bersama FIFirstep. Sepanjang tahun 2026, gelaran Hajatan Cabang ini ditargetkan menyapa masyarakat di 41 titik di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Tekan Konsumsi BBM, Pramono Anung Genjot Penggunaan Solar Panel di Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia BBM Indonesia Masih Aman dari Krisis Minyak Global
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Para Analis
-
Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global
-
QRIS Ditargekan Bisa Dipakai di China Mulai 30 April, BI-FAST Terhubung di 5 Negara
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta
-
Isu Uang Kas Negara 'Cuma' Sisa Rp120 T saat Beban Bunga Utang Mengancam
-
Wall Street Terguncang Setelah Konflik Timur Tengah Terus Memanas
-
Larangan Total Vape Dinilai Berisiko Ganggu Iklim Investasi
-
Target Harga Saham BCA Berubah Jadi Segini