Suara.com - Perusahaan otomotif asal Asia Tenggara, Vinfast memberikan kejutan seru saat menghadirkan bintang sepak bola legendaris David Beckham dalam launching produk di Prancis sekira tiga tahun silam.
Kabarnya, Vinfast kini bakal berinvestasi di Indonesia dengan dana sekira 200 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 3,099 triliun. Akan digunakan membuat pabrik yang mampu menghasilkan kendaraan 50 ribu unit per satu tahun.
Dikutip kantor berita Antara dari Investment Monitor, Vinfast bakal memulai perakitan kendaraan listrik di Indonesia pada 2026.
Sebagai catatan, suntikan dana untuk pasar Indonesia ini baru sebagian dari yang dipersiapkan dengan matang oleh Vinfast, yaitu mencapai 1,2 miliar dolar AS untuk pasar Indonesia dalam jangka panjang
Kekinian, sinyal makin menguat. Vinfast yang berkonsentrasi dalam produksi mobil listrik akan masuk pasar Indonesia. Bakal bergabung dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).
“Mereka memang sudah ada pembicaraan dengan kami (GAIKINDO), mereka sudah datang dan indikasi untuk bergabung sepertinya akan, ya,” ungkap Mulih Kumara, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).
Kekinian Vinfast masih harus menyelesaikan berbagai berkas dan perizinan yang dibutuhkan kepada pemerintah Indonesia sebelum masuk ke pasar otomotif nasional kita.
Menurut Kukuh Kumara, hadirnya Vinfast ke pasar Indonesia akan semakin menambah warna baru bagi industri otomotif negeri kita.
Indonesia yang memiliki potensi besar dengan jumlah populasi yang tidak sedikit membuat banyak pabrikan ingin masuk pasar Indonesia.
“Mereka menawarkan kepada konsumen, konsumen tinggal memilih mana yang cocok. Karena Indonesia memiliki pasar yang potensial dengan jumlah penduduk yang begitu banyak dan perekonomian yang saat ini sudah cukup membaik,” pungkas Kukuh Kumara.
Berita Terkait
-
Pesan Purbaya ke Investor: Jangan Cemas soal Investasi di RI, Saya Menteri Pintar
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Optimalkan Air Bersih untuk investasi dan Perawatan Aset Jangka Panjang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi