Suara.com - Nama Elon Musk sebagai pemilik perusahaan mobil listrik atau EV di bawah nama perusahaan Tesla Incorporation serta perusahaan kendaraan luar angkasa SpaceX menjadi bahan perbincangan hangat berbagai kalangan. Pasalnya, selain merujuk kepada semangat mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor, cara berpikirnya yang visioner adalah membuat manusia bisa diberangkatkan ke planet lainnya di jajaran tata surya kita. Sehingga kita tidak saja mendiami planet bumi namun ada di berbagai lokasi. Antara lain planet Mars.
Dikutip Yahoo Finance berdasarkan Forbes, ditinjau dari sudut entrepreneurship Elon Musk, niatnya membuat bermacam kendaraan untuk bumi dan planet melebihi visi mendapatkan keuntungan penjualan semata.
Elon Musk menekankan perlunya umat manusia menjadi spesies multi-planet, dan ia membayangkan roket Starship SpaceX mengangkut manusia antara Bumi dan Mars, di mana keberadaan manusia secara permanen akan terwujud.
“Kami tidak ingin menjadi salah satu spesies planet tunggal, kami ingin menjadi spesies multi-planet,” paparnya 2021 setelah SpaceX mengirim astronot ke orbit dengan roket bekas.
Ayah lima anak ini juga memperingatkan tentang “krisis kekurangan populasi” di bumi. Pada musim panas 2022, ia mengatakan penurunan angka kelahiran yang terjadi di banyak negara menghadirkan “bahaya terbesar yang dihadapi peradaban sejauh ini".
Beberapa tahun sebelumnya ia juga memperingatkan, “Masalah terbesar yang akan dihadapi dunia dalam 20 tahun ke depan adalah menurunnya jumlah penduduk.”
Bulan ini, ia memaparkan hal senada saat menghadiri festival politik di Italia yang diselenggarakan Perdana Menteri Giorgia Meloni.
“Penting untuk memiliki anak dan menciptakan generasi baru,” katanya kepada para hadirin. “Sesederhana kedengarannya, jika seseorang tidak memiliki anak maka tidak akan ada generasi baru.”
Awal tahun ini, setelah Tiongkok merilis angka yang menunjukkan anjloknya angka kelahiran, Elon Musk menulis di Twitter X, "Penurunan populasi karena rendahnya angka kelahiran adalah risiko yang jauh lebih besar bagi peradaban dibandingkan pemanasan global."
Pandangan senada rupanya dimiliki Jeff Bezos, pemilik angkutan luar angkasa Blue Origin.
“Saya pikir dalam banyak upaya ini, kami memiliki pemikiran yang sama,” kata Jeff Bezos dalam episode Lex Fridman Podcast yang dirilis minggu ini.
"Saya tidak terlalu mengenal Elon, namun menyukai gagasan untuk menjalin persahabatan dengannya karena kepedulian masa depan manusia di berbagai planet," tuturnya.
Apa yang dilakukan perusahaan seperti Blue Origin dan SpaceX, katanya, adalah menciptakan infrastruktur luar angkasa yang bisa digunakan oleh generasi mendatang untuk membangun hal-hal yang lebih besar.
“Saat saya memulai Amazon, saya tidak perlu mengembangkan sistem pembayaran. Itu sudah ada. Namanya kartu kredit,” ujarnya.
“Saya tidak perlu mengembangkan sistem transportasi untuk mengirimkan paket. Itu sudah ada. Itu disebut layanan pos dan Royal Mail dan Deutsche Post. Jadi semua infrastruktur pengangkut barang berat ini sudah ada. Dan saya bisa berdiri di atas bahunya," tambah Jeff Bezos.
Berita Terkait
-
PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik
-
Pahami 4 Jenis Charging Mobil Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Bingung
-
Ambisi Chery Dobrak Dominasi Pasar Mobil Listrik Lewat Baterai Solid State yang Belum Teruji Masal
-
Distribusi Masif Mobil Listrik Geely EX2 Mulai Jangkau Sembilan Kota Besar di Indonesia
-
5 Trik Ampuh Temukan SPKLU Terbaik di Jalur Mudik 2026, Bisa Hemat Waktu
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Federal Oil Berangkatkan Ratusan Mekanik Mudik Gratis Serta Siapkan Posko Mudik di Jalur Pantura
-
Jangan Pinjami Kartu Tol ke Pemobil Lain saat Perjalanan Mudik Lebaran, Dampaknya Bikin THR Jebol
-
5 Mobil Bekas Bagasi Super Lega: Koper Sekampung Masuk, Mudik Lebaran Bebas Drama Sempit-sempitan
-
Penyebab Mesin Mobil Overheat di Tol, Lengkap Cara Mengatasinya
-
Pemudik Kendaraan Listrik Diprediksi Melonjak 60 Persen, PLN Siapkan Ribuan SPKLU
-
Punya Harta Rp7,3 Miliar, Isi Garasi Gus Alex Eks Staf Menag Yaqut Ternyata Sederhana Sekali
-
Pantau Rute Arus Mudik Lewat CCTV Online Hindari Terjebak Macet di Tol Trans Jawa
-
5 Mobil Hybrid Murah Anti Repot Ngecas: Irit Bensin Maksimal, Harga Ramah Kantong buat Mudik Lebaran
-
Pahami 4 Jenis Charging Mobil Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Bingung
-
Tampil Sangar, Motor Honda Edisi Spiderman dan Venom Hadir buat Pencinta Marvel, Intip Harganya