Suara.com - Rantai menjadi salah satu komponen kritis pada sepeda motor yang memerlukan perawatan khusus. Dalam hal ini, penggunaan pelumas yang tepat menjadi kunci untuk menjaga rantai tetap berfungsi dengan baik.
Meskipun ada banyak pilihan pelumas rantai di pasaran, beberapa orang mungkin berpikir untuk menggunakan oli bekas sebagai alternatif.
Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melumasi rantai dengan oli bekas, ada baiknya mengetahui dampak buruk yang mungkin terjadi.
Dampak Buruk Melumasi Rantai dengan Oli Bekas
1. Pemuaian Rantai
Oli mesin bekas tidak dirancang khusus untuk merawat rantai motor. Penggunaannya dapat membuat rantai lebih cepat memuai, yang dapat mengakibatkan kendur dan pelarutan rantai.
2. Kerusakan Komponen Rantai
Oli bekas dapat merusak komponen rantai, termasuk o-ring dan bagian lainnya. Penggunaan yang tidak sesuai dengan fungsinya dapat mempercepat kerusakan rantai.
3. Pelumasan Tidak Maksimal
Baca Juga: 5 Tips Beli Motor Matic Bekas: Ini Tanda Habis Kecelakaan
Efek pelumasannya tidak akan maksimal karena oli bekas tidak memiliki formula khusus untuk meresap dan melumasi rantai dengan baik.
4. Kotoran dan Serbuk Gram
Oli bekas mengandung serbuk gram dan kotoran dari dalam mesin. Partikel-partikel ini dapat menempel pada rantai dan bahkan menarik lebih banyak kotoran, menyebabkan rantai menjadi cepat kotor dan aus.
5. Lengket dan Mengotori Rantai
Oli bekas memiliki sifat lengket, yang justru dapat mengotori rantai daripada memberikan pelumasan yang baik.
Dengan berbagai dampak buruk tersebut, penggunaan oli bekas sebagai pelumas rantai sepeda motor tidak disarankan, bahkan dalam kondisi darurat sekalipun. Lebih baik menggunakan produk pelumas rantai yang dirancang khusus untuk tugas tersebut.
Berita Terkait
-
5 Tips Beli Motor Matic Bekas: Ini Tanda Habis Kecelakaan
-
Waspadai Banjir, Ini 6 Sebab Motor Turun Mesin
-
Cuma 150 Unit di Dunia, Motor Cafe Racer Ini Bakal Jadi Rebutan
-
Pemerintah Terbitkan Aturan Standardisasi Baterai Motor Listrik pada Januari 2024
-
Berapa Daya Rumah Minimal untuk Ngecas Motor Listrik? Ini 5 Faktanya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Harga Sembako Terus Melambung, Yamaha Gear Ultima Jadi Solusi Pilihan Motor Irit dan Fungsional
-
Apakah Indomobil Tyranno Aman Lewat Banjir? Cek Hasil Tes Ekstremnya di Sini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?