Suara.com - Toyota mengumumkan penarikan kembali atau recall sekitar 110.000 unit Toyota Corolla Cross karena masalah airbag penumpang depan di Amerika Utara.
Namun belakangan terungkap bahwa 12.575 unit yang sebelumnya telah diperiksa kerusakannya perlu dikembalikan ke diler sekali lagi untuk dilakukan perbaikan.
Tercatat Toyota Corolla Cross terdampak merupakan model produksi antara 7 September 2021 dan 4 Mei 2023, dan Toyota yakin bahwa sekitar 1,77% dari 109.806 kendaraan yang ditarik kembali mungkin mengalami kerusakan tersebut.
Para pengguna Toyota Corolla Cross 2022-2023 yang terkena dampak nantinya akan segera mendapat pemberitahuan melalui surat resmi dari perusahaan untuk membawa kendaraan mereka ke diler.
Nantinya kendaraan yang datang ke diler akan diperiksa. Jika perlu, diler akan mengganti panel instrumen secara gratis.
Dalam keterangan perusahaan dijelaskan, Toyota Corolla Cross dibekali desain panel dasbor berlubang yang akan terbuka saat airbag penumpang depan dikerahkan.
Kendati demikian nampaknya terdapat kesalahan pada saat proses pemasangan. Hal ini dapat berdampak pada cara kantung udara mengembang dan meningkatkan risiko cedera pada penumpang depan.
Pengumuman ini bukan penarikan pertama pada model Toyota Corolla Cross selama 12 bulan terakhir. Pada bulan Juli tahun lalu, mobil ini terlibat dalam penarikan kembali yang juga berdampak pada berbagai model Toyota dan juga Lexus.
Di mana pengelasan yang buruk pada kabel datar fleksibel produk Toyota dapat menyebabkan kantung udara sisi pengemudi terlepas.
Baca Juga: 5 Fakta Recall Besar Toyota, Camry Kena?
Berita Terkait
-
Koleksi Kendaraan Rizal Ramli yang Bukan Kaleng-kaleng, Toyota Avanza Tak Ada Dalam Daftar
-
Toyota Dibikin Gigit Jari Suzuki, Jimny Jadi Pemicunya
-
Punya Toyota Kijang Tua, Segini Tajirnya Anwar Usman Pamannya Gibran
-
Segini Pendapatan Raffi Ahmad dari Youtube, Sebulan Bisa Beli Toyota Alphard
-
5 Fakta Skandal Uji Keselamatan Daihatsu-Toyota: Kapan Dimulai?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan