Suara.com - Toyota, salah satu produsen mobil terbesar di dunia, mengumumkan recall besar yang melibatkan 1.12 juta kendaraan di seluruh dunia.
Recall ini berkaitan dengan masalah pada airbag yang dapat mempengaruhi berbagai model termasuk Camry, Corolla, dan Lexus. Berikut adalah 5 fakta penting terkait recall besar ini, dikutip dari Sky News.
1. Rentang Tahun Model 2020–2022
Recall ini mencakup kendaraan dengan rentang tahun model 2020–2022. Model-model yang terkena dampak meliputi Avalon, Camry, Corolla, RAV4, Lexus ES250, ES300H, ES350, RX350 Highlander, dan Sienna Hybrid.
2. Masalah pada OCS Sensors
Recall dilakukan karena adanya masalah pada Occupant Classification System (OCS) sensors. Terjadi gangguan singkat pada sensor ini yang dapat menyebabkan airbag tidak terdeploy dengan benar. Sensor ini bertanggung jawab untuk memastikan airbag tidak terdeploy jika di depan duduk orang dewasa kecil atau anak-anak.
3. Dampak terhadap Keselamatan
Kesalahan pada OCS sensors dapat berdampak serius pada keselamatan penumpang. Airbag yang tidak berfungsi dengan baik dapat meningkatkan risiko cedera dalam kecelakaan.
4. Model Kendaraan yang Terkena Dampak
Baca Juga: Apa Bahan Bakar yang Cocok untuk Daihatsu Sigra?
Beberapa model Toyota dan Lexus termasuk dalam recall ini, seperti Camry, yang merupakan salah satu model yang terkena dampak. Pemilik kendaraan yang terlibat akan mendapatkan pemeriksaan dan penggantian OCS sensors tanpa biaya tambahan.
5. Pemberitahuan kepada Pemilik
Toyota berencana untuk memberi tahu pemilik kendaraan yang terlibat pada pertengahan Februari 2024. Pemeriksaan dan penggantian akan dilakukan secara gratis dan diharapkan pemilik segera merespons pemberitahuan ini untuk menjaga keselamatan kendaraan mereka.
Berita Terkait
-
Apa Bahan Bakar yang Cocok untuk Daihatsu Sigra?
-
Kopling Mobil Rusak? Begini Cara Cari Tahu
-
Apa Saja Ciri Kabel Busi Mobil Bocor?
-
Pajak Mobil Raffi Ahmad yang Satu Ini Setara 7 Avanza, Segini Harganya
-
Toyota dan Mitsubishi Dikabarkan Lebih Pilih Thailand untuk Investasi Kendaraan Listrik di Kawasan Asia Tenggara
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?