Suara.com - Selama bertahun-tahun, pemilik Ford EcoSports dan Focus dengan mesin EcoBoost 1.0 liter mengeluhkan bahwa mesinnya rusak dengan sendirinya karena sistem oli tersumbat.
Setelah penyelidikan, Ford dan NHTSA menemukan penyebabnya, sehingga Ford menarik kembali lebih dari 100.000 kendaraan untuk kedua kalinya pada tahun 2024.
Dilansir dari The Drive, masalah ini ditemukan pada mesin 1.0 liter tiga silinder yang digunakan pada hatchback Focus 2016-2018 dan SUV EcoSport 2017-2022.
Mesin-mesin ini telah dicap kerap kehilangan tekanan oli setelah 50.000 mil, dengan para mekanik membongkarnya untuk menemukan pengambilan oli yang tersumbat oleh sabuk penggerak pompa oli yang hancur.
Masalahnya diduga karena masalah pada tensioner sabuk, dan asal muasalnya akhirnya dikonfirmasi dalam dokumen penarikan NHTSA.
Penyelidikan menemukan bahwa sambungan "mendempul" (atau seperti RTV) tensioner rusak akibat getaran selama masa pakai kendaraan, yang memungkinkan lengan tensioner keluar dari posisinya.
Hal ini dapat mengenai poros keseimbangan, merusak tensioner dan mengencangkan sabuk. Para insinyur Ford juga berspekulasi bahwa hal ini dapat menyebabkan gigi sabuk yang longgar melompati sproket pompa oli, patah, dan terkumpul di wadah oli.
Salah satu dari keduanya dapat menyebabkan penurunan atau hilangnya tekanan oli secara total, yang keduanya dapat merusak mesin.
Kegagalan ini tidak hanya dapat menyebabkan hilangnya tenaga saat mengemudi, tetapi juga mematikan pompa vakum yang membantu pengereman, sehingga meningkatkan risiko menabrak kendaraan lain dari belakang.
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Fungsi Lampu Kota pada Mobil
Ford mengakui adanya satu kecelakaan yang melibatkan kegagalan pompa oli yang mengakibatkan dua orang terluka tetapi tidak ada korban jiwa.
Karena perakitan sabuk tidak seharusnya diservis hingga 150.000 mil, tetapi sering kali gagal di luar garansi powertrain 60.000 mil Ford, para pemilik telah mencari bantuan melalui cara-cara seperti dengan mengajukan gugatan.
Sekarang mereka akan mendapatkan bantuan langsung dari Ford, yang mengatakan bahwa perbaikan recall akan melibatkan peningkatan tensioner ke tensioner dengan lengan yang lebih pendek dan sambungan baut. Layanan ini juga akan meng-upgrade sabuk dengan bahan yang baru.
Para pemilik telah dikirimi pemberitahuan penarikan kembali dan akan diundang untuk servis gratis segera setelah suku cadang tersedia. Tapi itu di Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga