Otomotif / Mobil
Jum'at, 02 Februari 2024 | 14:11 WIB
Ilustrasi pengisian baterai mobil listrik. [Antara]

Suara.com - Bagi pengguna mobil listrik, tentu harus ekstra dalam melakukan perawatannya terutama pada baterai sebagai tenaga penggeraknya.

Baterai mobil listrik tidak boleh diabaikan oleh pemilik kendaraan. Jika perawatan asal-asalan bisa memicu keawetan dari baterai mobil listrik tersebut.

Tentu, pemilik kendaraan harus memahami strategi tepat untuk memaksimalkan performa baterai mobil listrik.

Ada lima tips yang bisa dilakukan pemilik mobil listrik untuk bisa menjaga umur dari baterai dilansir dari Nissan Indonesia.

Ilustrasi isi ulang baterai mobil listrik. (Shutterstock)
  • Pilihan Lokasi Parkir yang Tepat

Pemilihan tempat parkir untuk mobil listrik menjadi salah satu langkah menjaga keawetan baterai. Pada kondisi parkiran yang terpapar langsung sinar matahari ternyata bisa membuat baterai tak awet.

Sebaiknya parkir di gedung parkir atau basement untuk melindungi baterai dari paparan sinar matahari secara langsung. Jika tidak ada, cari tempat parkir di bawah pepohonan.

  • Pengisian Baterai Mobil Listrik Tak boleh asal

Untuk memaksimalkan usia baterai, hindari penggunaan mobil hingga di bawah 20 persen dan hindari pengisian penuh hingga 100 persen. Isi ulang baterai setiap dua hari sekali untuk mencegah overcharging, yang dapat menyebabkan penurunan kapasitas baterai.

  • Manfaatkan Pengisian Lambat (Slow Charging)

Meskipun pengisian cepat bisa lebih efisien, pengisian lambat menjadi pilihan bijak untuk merawat performa baterai. Lakukan pengisian secara perlahan pada malam hari sebelum tidur untuk meminimalkan risiko penurunan performa sel baterai.

  • Tentukan Batas Pengisian (80-90 Persen)

Mengisi baterai hingga 80-90 persen saja sudah cukup untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari. Hindari kebiasaan mengisi daya hingga penuh setiap kali, karena hal ini dapat mempercepat degradasi baterai. Memahami batasan ini dapat memaksimalkan umur baterai.

Baca Juga: BYD Jamin Garansi Baterai Atto 3 di Indonesia

  • Gunakan Charger Resmi Kendaraan Listrik

Meskipun charger pihak ketiga mungkin lebih terjangkau, penggunaan charger resmi dari pabrik adalah pilihan teraman. Charger resmi mengurangi risiko kecacatan pada pompa dan kabel charger, serta melindungi dari potensi korsleting atau bahkan kebakaran. Keamanan harus menjadi prioritas dengan menghindari penggunaan charger yang bukan berasal dari sumber resmi.

Load More