Suara.com - Deteksi mobil bekas banjir memang memerlukan kehati-hatian Terkadang, ciri-ciri yang terlihat tidak begitu mencolok, tetapi penting untuk memahaminya sebelum membeli mobil bekas.
Ada beberapa hal yang perlu diketahui calon konsumen tentang mobil bekas banjir. Berikut 5 ciri yang bisa dipelajari dilansir Auto 2000.
1. Karat yang Mencurigakan
Ciri pertama yang perlu diwaspadai adalah adanya tanda-tanda karat. Meski mungkin tidak terlihat dengan mata telanjang, perhatikan bagian baut di rem tangan atau bagian bumper.
Karat di sana bisa menjadi petunjuk bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.
2. Interior yang Tidak Menyenangkan
Periksa interior mobil dengan seksama. Meskipun sudah dibersihkan, mobil bekas banjir cenderung memiliki masalah interior. Bau tidak sedap, karpet yang bernoda, trim pintu yang rusak, atau bau jamur pada jok bisa menjadi indikator masalah ini.
3. Suara Mesin yang Kasar
Bukan hanya tampilan, tetapi suara mesin juga bisa memberi petunjuk. Mobil bekas banjir seringkali menghasilkan suara mesin yang lebih kasar karena air dapat masuk ke dalam mesin dan mencampur dengan oli. Perhatikan bunyi yang tidak biasa saat mesin menyala.
Baca Juga: Kolaborasi Mudah! Begini Cara Membuat Google Docs Bisa Diedit Semua Orang
4. Harga Terlalu Murah
Jika penawaran harga terlalu murah untuk mobil bekas tertentu, sebaiknya tetap waspada. Harga yang jauh di bawah pasar mungkin menandakan bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir. Selalu kenali harga pasaran agar Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak.
5. Aroma yang Mencurigakan
Banjir yang telah masuk ke dalam kabin mobil dapat meninggalkan aroma tidak sedap. Jika tercium bau apek atau menyengat yang sulit dihilangkan, mungkin mobil tersebut memiliki sejarah banjir yang perlu diwaspadai.
6. Cek Asal Muasal Mobil
Perhatikan lokasi asal mobil tersebut. Jika mobil berasal dari daerah yang sering dilanda banjir, berpikirlah dua kali sebelum membelinya. Lokasi asal bisa memberi petunjuk mengenai kemungkinan mobil terkena banjir atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?