Suara.com - Vinfast, produsen mobil listrik asal Vietnam, berjanji akan membangun pabrik di Indonesia dengan kapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun.
Vinfast, dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (12/2/2024) mengatakan pabrik tersebut akan dibangun dengan investasi senilai 1,2 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 18 triliun.
"VinFast menjanjikan investasi sebesar 1.2 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 18 triliun di Indonesia, termasuk membangun pabrik manufaktur baru dengan proyeksi kapasitas tahunan sebesar 30.000 hingga 50.000 kendaraan," janji Vinfast.
Pabrik di Indonesia itu merupakan salah satu dari tiga pabrik Vinfast di luar Vietnam. Dua pabrik lainnya akan dibangun di Amerika Serikat dan Eropa. Pabrikan Vietnam ini berambisi memperlus bisnisnya ke 50 negara di dunia.
Belum diketahui di mana dan kapan pabrik mobil listrik Vinfast akan dibangun. Tetapi perusahaan mengatakan bahwa kompleks pabriknya di Haiphong, Vietnam bisa menjadi gambaran. Kompleks tersebut sudah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo pada pada 13 Januari kemarin.
Kompleks manufaktur Haiphong menawarkan tingkat otomatisasi mencapai 98 persen. Pabrik ini menjadi tolak ukur bagi masa depan bisnis VinFast, yang membuktikan komitmennya terhadap teknologi mutakhir dan efisiensi operasional.
Di kompleks manufaktur Haiphong, produksi otomotif untuk semua kendaraan listrik VinFast dimulai di Press Shop, tempat gulungan logam dipotong dan di-press menjadi bentuk yang presisi untuk membentuk kerangka kendaraan VinFast.
Dengan luas 100.000 meter persegi, Body Shop VinFast mengoperasikan 1.200 robot ABB untuk memfasilitasi berbagai tugas. Robot ini dikerahkan dalam proses pengangkutan, pengelasan, dan pemantauan secara real-time.
Rata-rata, satu bodi kendaraan memerlukan lebih dari 6.000 kali pengelasan. Ketika beroperasi pada kapasitas maksimal, Body Shop ini dapat memproduksi sekitar 38 bodi kendaraan per jam.
Baca Juga: Vinfast Debut Global Mobil Listrik Setir Kanan di IIMS 2024
Setelahnya bodi mobil memasuki Paint Shop yang memiliki kapasitas lebih dari 800 mobil per hari dalam area yang relatif kecil, yakni 25.000 meter persegi.
Selanjutnya, area paling luas diberikan untuk General Assemble (GA) Shop yang menunjukkan seluruh proses manufaktur otomotif VinFast. Dirancang oleh Eisenmann, pemasok terkemuka Jerman, fasilitas seluas 200.000 meter persegi ini menggunakan konveyor yang saling terhubung dan kendaraan tanpa pengemudi.
Di konveyor bodi mobil akan diberikan karpet dan kursi, hingga dipasangi komponen elektronik serta roda. Di sini, kita dapat menyaksikan langkah penting dalam mengintegrasikan motor dan paket baterai listrik yang disematkan ke sasis bawah.
Kemudian ada pula Battery Pack Shop ini menawarkan tingkat otomatisasi hingga 75 persen untuk efisiensi maksimum. Paket baterai jadi ini menggunakan teknologi lithium-ion canggih yang memberi daya pada semua kendaraan listrik VinFast.
Vinfast sendiri akan debut di Indonesia di arena pameran otomotif IIMS 2024 yang digelar 15 - 25 Februari di JIExpo Jakarta.
Berita Terkait
-
Bergaya Sport, Harga Motor Listrik Gibran Lebih Murah dari Honda BeAT
-
3 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Beli Mobil Listrik Bekas
-
Luhut Terang-terangan Tak Lagi Ngarep Kehadiran Tesla Setelah Kedatangan BYD
-
Harga Mobil Listrik Merosot 50 Persen per 3 Tahun, Apa Penyebabnya?
-
Penampilan Interior Mobil Xiaomi SU7 Beredar, Begini Fitur Canggihnya
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak