Suara.com - Sebuah survei yang dilakukan oleh Forbes Legal pada bulan Januari mengungkapkan bahwa mayoritas orang Amerika tidak mempercayai teknologi mobil tanpa pengemudi alias autopilot.
Survei, yang mengumpulkan pendapat dari 2.000 individu dari populasi umum, menunjukkan bahwa ada ketidakpercayaan umum terhadap teknologi ini.
Dilansir dari The Drive, 61% responden menyatakan bahwa mereka tidak akan mempercayai kendaraan otonom untuk dioperasikan oleh orang yang mereka cintai, dan 51% mengatakan bahwa mereka tidak berharap untuk menggunakan atau memiliki mobil self-driving dalam lima tahun ke depan.
Selain itu, dalam survei tersebut, 93% responden menyatakan keprihatinan tentang keamanan dan potensi kerusakan mobil self-driving.
Survei mengungkapkan bahwa ketidakpercayaan adalah sentimen yang paling umum di antara responden, dengan 45% menyatakan beberapa tingkat ketidakpercayaan terhadap teknologi mobil self-driving, sementara 34% menyatakan kepercayaan. Lebih lanjut 20% responden ragu-ragu.
Sentimen negatif di kalangan orang Amerika dapat dikaitkan dengan penarikan Tesla pada bulan Desember terhadap lebih dari dua juta mobil yang dijual di AS.
Investigasi panjang oleh NHTSA menemukan bahwa sistem pemantauan pengemudi Tesla terlalu longgar dan memainkan peran dalam hampir 1.000 kecelakaan yang melibatkan bantuan mengemudi otomatis perusahaan.
Perbaikan penarikan dapat menjelaskan kegagalan luas komputer Tesla Autopilot. Karena penarikan ini, 62% responden dalam survei Forbes melaporkan kehilangan kepercayaan pada teknologi otomatisasi Tesla, termasuk Autopilot dan Full Self-Driving Beta.
Baca Juga: Begini Spesifikasi Corolla Cross 2024, Berapa Harganya?
Berita Terkait
-
Begini Spesifikasi Corolla Cross 2024, Berapa Harganya?
-
Inara Rusli Buka-bukaan Tentang Pengalaman Berkendara, Ternyata Baru Bisa Naik Mobil Di Usia Segini
-
Semewah City Hatchback Semurah Ayla Baru, Segini Harga dan Pajak Mazda 2 Bekas Februari 2024
-
Selisih 60 Jutaan per Februari 2024, Pilih Avanza RWD Bekas atau FWD Baru?
-
Vinfast Janji Akan Bangun Pabrik Berkapasitas 50.000 Mobil Listrik di Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta