Suara.com - Aerodinamika sepeda motor telah mengalami revolusi dalam dekade terakhir. BMW tampaknya mengambil langkah lebih jauh.
Kepopuleran akan sayap aerodinamis pada sepeda motor diprakarsai oleh Gigi Dall'Igna saat ia menambahkannya pada Ducati Desmosedici.
18 bulan kemudian, motor ini menang untuk pertama kalinya dalam lima setengah tahun terakhir di Grand Prix Austria 2016.
Tiga tahun kemudian, Ducati memperkenalkan Panigale V4 R, yang menampilkan mesin dan aerodinamika yang berasal dari MotoGP. Saat ini, semua motor performa Ducati memiliki sayap, dan banyak pesaingnya juga demikian.
Dilansir dari Visordown, BMW pun ikut menjadi salah satu produsen paling ekstrem dalam hal sayap motor produksi.
BMW memperkenalkan sayap aerodinamis pada M 1000 RR mereka beberapa tahun yang lalu, yang kemudian berevolusi menjadi fairing besar dengan sayap depan yang rendah dan menyatu seperti yang terlihat pada model mereka saat ini.
Motor naked bike M 1000 R dan sport tourer M 1000 XR juga memiliki sayap.
BMW kini membawa aerodinamika sepeda motor ke tingkat berikutnya dengan menerapkan sayap yang dapat digerakkan.
Aerodinamika yang dapat digerakkan dilarang di MotoGP, kecuali jika digunakan untuk menaikkan dan menurunkan suspensi belakang.
Baca Juga: Nekat Lanjut Perjalanan saat Ban Motor Bocor? Bisa-bisa Nyesel Sendiri!
Namun, pembatasan ini tidak berlaku untuk sepeda motor produksi. Produsen sepeda motor produksi memiliki tingkat kebebasan yang cukup besar dalam pilihan desain mereka.
Mereka tidak terikat oleh peraturan Kejuaraan Dunia Superbike, bahkan jika mereka memilih untuk berpartisipasi di dalamnya.
BMW, misalnya, memiliki dua tim pabrikan, satu tim penguji pabrikan, dan satu dari tiga pembalap terbaik di grid WorldSBK dalam daftar gajinya.
Kejuaraan ini mengizinkan aerodinamika yang dapat dipindah-pindahkan selama motor balap berasal dari motor produksi yang dilengkapi dengan aerodinamika aktif yang sama.
Pengajuan paten terbaru yang diterbitkan oleh publikasi Italia Motociclismo menunjukkan motor sport BMW dengan sayap yang bisa digerakkan. BMW jelas ingin memanfaatkan peluang ini baik untuk tujuan balap atau untuk keperluan riset.
Berita Terkait
-
Nekat Lanjut Perjalanan saat Ban Motor Bocor? Bisa-bisa Nyesel Sendiri!
-
Begini Jadinya Yamaha Byson Kolabs dengan XSR 155, Kesan Macho Tetap Terlihat
-
Ditunggangi Raffi-Gigi ke TPS, Harga Vespa Ini Setara Toyota Avanza
-
Bodi Motor Berbahan Doff Tetap Keren: Rahasia Perawatan Mudah yang Tak Terduga
-
Misteri Motor Listrik yang Dipakai Gibran saat Kampanye, Barangnya Gaib!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara