Suara.com - Sebagai pencinta dunia otomotif, Anda pasti tahu bahwa sistem injeksi merupakan salah satu komponen vital pada mobil.
Sistem ini bertanggung jawab untuk mengontrol aliran bahan bakar dan memastikan pembakaran di mesin berlangsung optimal.
Namun, layaknya komponen lain, sistem injeksi pun bisa mengalami kerusakan. Mogok di tengah jalan adalah salah satu akibatnya.
Berikut 7 penyebab injeksi mobil rusak yang perlu Anda waspadai, dikutip dikutip dari situs resmi Daihatsu:
1. Pompa Bahan Bakar Mati
Pompa bahan bakar (fuel pump) yang mati menyebabkan suplai bahan bakar ke ruang bakar tidak stabil.
Hal ini dapat mengakibatkan mobil mogok. Solusinya adalah dengan mengganti pompa bahan bakar dengan yang baru.
2. Busi Bermasalah
Busi yang bermasalah atau mulai aus dapat menyebabkan pembakaran mesin kurang optimal. Busi tidak mampu menghasilkan bunga api yang cukup untuk membakar campuran bahan bakar dan udara.
Baca Juga: Bridgestone Bawa Jajaran Produk Andalan di IIMS 2024, Ada Ban Mobil Listrik
Akibatnya, mobil terasa tersendat-sendat dan bahkan bisa mogok. Solusinya adalah dengan mengganti busi dengan yang baru.
3. Idle Speed Control (ISC) Bermasalah
ISC berfungsi untuk menyuplai udara ketika proses pembakaran bahan bakar. Jika ISC kotor atau rusak, RPM idle menjadi tidak stabil, starter bermasalah, hingga kerusakan pada throttle dan sistem injeksi mobil.
Solusinya adalah dengan membersihkan ISC secara rutin. Jika sudah aus, ganti komponen ini dengan yang baru.
4. Tegangan Aki Lemah
Tegangan aki yang lemah dapat menghambat proses pembakaran bahan bakar. Aki berfungsi untuk meningkatkan RPM mobil.
Berita Terkait
-
Bridgestone Bawa Jajaran Produk Andalan di IIMS 2024, Ada Ban Mobil Listrik
-
Vinfast Akan Pasok 600 Mobil Listrik untuk Tiga Perusahaan Indonesia
-
Rahasia Spion Mobil Bebas Noda Kerak Air, Bye-bye Pandangan Buram
-
Gara-gara Sri Mulyani, Harga Mobil Listrik Bisa Semakin Murah
-
Kemenkomarves Optimistis 50.000 Mobil Listrik Terjual Berkat Aturan Insentif Baru
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif