Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pemegang merek Mitsubishi Fuso mulai memasarkan Canter Bus terbaru mulai akhir tahun lalu sejak diperkenalkan pertama kali di GIIAS 2023.
Executive Vice President of Sales and Marketing Divisions PT KTB menargetkan, Canter Bus dapat terjual 50 unit setiap bulannya.
"Targetnya 20 sampai 50 unit. Tapi sekarang kan baru awal, jadi menuju ke sana (target 50 unit)," ujar Aji Jaya, di Jakarta, Kamis (29/2/2024).
Dengan adanya Canter Bus terbaru, Aji berharap dapat mengkerek konsumen dari sektor pariwisata ataupun tambang.
Lebih lanjut, kata Aji, sebelumnya KTB sudah memiliki produk mikro bus dengan spesifikasi empat ban. Hanya saja segmen yang disasar lebih Luxury.
'Profil konsumennya itu company, misalnya perusahaan tambang dia pakai jemput karyawan. Ada juga beberapa perusahaan pariwisata yang mencoba untuk Canter Bus ini. Karena memang dia (Canter Bus terbaru) lebih agak sedikit ke bawah untuk marketnya kita coba turun ke pariwisata dan company medium atau menengah yang memang membutuhkan alat transportasi bus untuk aktivitas mereka," ungkapnya.
Untuk sasis Canter Bus menggunakan Canter Fe71 tipe long dengan 4 ban. Maka dari itu Canter Bus tersebut memberikan kapasitas yang lebih besar dan secara bisnis lebih efisien. Desain eksterior tampil minimalis dan elegan namun tetap menciptakan nuansa modern.
Untuk menciptakan ruang kabin dan membuat penumpang merasa nyaman, diberikan welcoming LED light pada pintu-pintu penumpang dengan logo Canter Bus serta ambience lighting dan illuminated logo di dinding kanan dan kiri depan.
Lampu- lampu tersebut akan aktif apabila pintu dibuka. Lalu pada bagian kabin di lengkapi dengan USB Charger 7 port yang tersebar di setiap baris kursi. Termasuk kursi dengan fitur reclining seats, plus sabuk keselamatan yang sudah tersemat pada Canter Bus.
Baca Juga: KTB Donasikan Mitsubishi Fuso Fighter X Euro 4 untuk SMK Muhammadiyah Tumijajar
Untuk harga, Fuso Canter Bus dipasarkan dengan harga Rp500 juta sampai Rp600 juta.
Berita Terkait
-
KTB Kembali Donasikan Truk Mitsubishi Fuso Canter Euro 4 ke Sekolah, Kini Giliran SMK di Palembang
-
Mitsubishi Fuso Gelar Pelatihan Bersertifikat untuk Guru dan Ratusan Pelajar SMK
-
Mitsubishi Fuso eCanter Lebih Dulu Tersedia di Hong Kong, Indonesia Menyusul?
-
Mitsubishi Fuso Pertahankan Posisi Pemimpin Pasar Kendaraan Niaga
-
Penuhi Kebutuhan Konsumen, Mitsubishi Fuso Hadirkan Dealer 3S di Bukittinggi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi