Suara.com - Salah satu perusahaan listrik legendaris asal Britania Raya, Jaguar Land Rover mengumumkan siap menghasilkan lebih dari 25 persen listrik dari tenaga surya di gedung perkantoran dan pabriknya.
Dikutip dari Solar Power Portal asal Britania Raya, panel surya mulai dipasang di atap bangunan komersial Jaguar Land Rover atau JLR.
Ada pun rencana menghasilkan 25 persen atau sekira seperempat bagian dari tempat kerja atau bisnisnya dengan tenaga listrik dilaksanakan Jaguar Land Rover di tiga lokasi.
Proyek energi terbarukan ini akan berfokus di tiga tempat di Inggris, baik untuk manufaktur maupun non-produksi, dengan proyek energi off-grid menghasilkan hampir 120 MW energi tenaga surya.
Ketiga lokasi ini mencakup pabrik Halewood di Merseyside, Electric Propulsion Manufacturing Center (EPMC) yang baru di Wolverhampton, serta kantor pusatnya di Gaydon.
Jaguar Land Rover berencana untuk menggunakan campuran panel atap dan panel yang dipasang di tanah, serta carport tenaga surya untuk proses pembangkit listrik dan pengisian daya mobil listrik, guna meningkatkan kemampuan energi yang dihasilkan sendiri dari tenaga surya sebesar 16 persen.
Ketiga fasilitas ini diharapkan bisa beroperasi pada akhir 2026, dan rencana pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 18,2 MW yang dipasang di darat, di kantor pusat perusahaan Gaydon mulai dilaksanakan.
Rencana ini merupakan bagian dari strategi global perusahaan tentang energi terbarukan, yang bertujuan untuk meningkatkan energi yang dihasilkan sendiri hingga 36,4 persen dari konsumsi global pada 2030.
“Proyek-proyek baru ini akan mendiversifikasi portofolio energi kami, mengurangi ketergantungan kami pada jaringan listrik dan membantu kami mengurangi tagihan energi,” jelas Francois Dossa, Executive Director Strategy and Sustainability Jaguar Land Rover.
Baca Juga: Britania Raya Siap Membangun Pabrik Baterai EV Terbesar
“Langkah-langkah yang kami ambil lebih lanjut mendukung tujuan ambisius kami untuk mencapai emisi nol bersih pada 2039 dan untuk mencapai target jangka menengah berbasis sains,” imbuhnya.
Transisi perusahaan Jaguar Land Rover melakukan diversifikasi opsi keberlanjutan sebelumnya digarap lewat kemitraannya dengan Wykes Engineering yang diumumkan pada Agustus 2023.
Proyek bersama ini bertujuan untuk menggunakan kembali baterai kendaraan listrik (EV) bekas untuk sistem penyimpanan energi baterai (BESS).
Wykes Engineering BESS menggunakan baterai Jaguar I-PACE dengan masa pakai 30 detik dan mampu menyimpan energi hingga 2,5 MWh dalam kapasitas penuh.
Baterai mobil diambil dari prototipe Jaguar dan kendaraan uji rekayasa, lalu digunakan setelah kesehatannya berada di bawah persyaratan ketat kendaraan listrik, yang biasanya menyisakan kapasitas sisa 70-80 persen.
Berita Terkait
-
3 Power Bank Jumbo dengan Panel Surya, Bisa Nyalakan Laptop dan Kipas Angin saat Mati Listrik
-
7 Solar Panel Portable Murah, Solusi Darurat Saat Listrik Padam
-
4 Portable Power Station Terbaik dengan Solar Panel, Cocok untuk Cadangan Daya saat Mati Listrik
-
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih
-
Studi Ungkap Cara Kurangi Konflik Lahan dalam Pengembangan Energi Surya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daya EV Terisi 70 Persen Dalam 5 Menit: Charger Kilat BYD Tiba di Negeri Tetangga, Indonesia Kapan?
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Canggih, Lampu Kabin Mobil Hyundai Bisa Musnahkan Bakteri: Begini Cara Kerjanya
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize