Suara.com - Speedometer, alat penunjuk kecepatan mobil, merupakan elemen penting dalam berkendara. Bayangkan jika jarumnya tiba-tiba tidak bergerak, atau bergerak tidak menentu!
Ketidakakuratan speedometer dapat membahayakan keselamatan dan membuatmu frustrasi. Bahkan bisa juga bikin kita sebagai pengendara malah kena tilang gara-gara tak sengaja menembus batas kecepatan.
Nah buat yang penasaran, apa yang menyebabkan speedometer error? Begini penjelasannya menurut berbagai sumber:
1. Kabel Penggerak Bermasalah
Kabel yang menghubungkan speedometer dengan transmisi bisa kendor atau putus. Hal ini menyebabkan informasi kecepatan tidak akurat. Periksa kabel yang terletak di bagian depan mobil. Kabel ini lentur dan rawan putus pada mobil tua.
2. Kerusakan Gearbox
Sensor kecepatan pada gearbox yang bermasalah dapat menyebabkan ketidakakuratan speedometer. Pemeriksaan gearbox diperlukan jika speedometer tidak berfungsi dengan baik.
3. Gangguan Kelistrikan
Tegangan listrik yang tidak stabil dan sekring yang rusak dapat memengaruhi kinerja sensor kecepatan dan speedometer. Periksa sekring di sebelah terminal baterai positif.
Baca Juga: Jaguar All In ke Elektrik, 2025 Full Produksi Mobil Listrik?
4. Kerusakan Panel Instrumen
Kerusakan pada panel instrumen, termasuk speedometer, dapat menyebabkan pembacaan yang tidak akurat. Gunakan scan tool untuk mendeteksi kerusakan dan lakukan penggantian panel di bengkel.
5. Sensor Kecepatan Rusak atau Kotor
Sensor kecepatan yang rusak atau kotor dapat menyebabkan pembacaan yang tidak akurat. Periksa sensor dan bersihkan dari kotoran, minyak, atau air.
Tips Mencegah Speedometer Error
- Periksa kabel dan sensor speedometer secara rutin.
- Pastikan kelistrikan mobil stabil.
- Rawat panel instrumen dengan baik.
- Bersihkan sensor kecepatan dari kotoran.
Dengan mengetahui penyebab dan tips pencegahannya, kamu dapat menjaga speedometer tetap akurat dan berkendara dengan aman.
Berita Terkait
-
Jaguar All In ke Elektrik, 2025 Full Produksi Mobil Listrik?
-
Tak Cuma di Smartphone, Data Pengguna Mobil Juga Dipanen untuk Dijual?
-
Tak Cuma di Indonesia, Neta Juga akan Buka Pabrik di Negeri Tetangga?
-
Perkembangan Mobil Listrik Indonesia Diyakini Lebih Cepat dari China
-
Indonesia Mulai Produksi Baterai Mobil Listrik Bulan Depan, Berkat Investasi Hyundai
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
5 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson, Harga Mulai Rp30 Jutaan
-
4 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil Rp200 Jutaan yang Jarak Tempuhnya Tembus 300 Km
-
Biaya Servis Mobil Hybrid vs Mobil Bensin Biasa, Mana yang Lebih Hemat?
-
Mengenal Fitur V2L yang Bisa Jadi Sumber Listrik Berjalan LEPAS L8
-
Apakah Sunroof Mobil Bisa Bocor? Ini 7 Rekomendasi Mobil SUV Sunroof Murah
-
JETOUR T2 Tampil Tangguh dengan Konsep Modifikasi NOMAD dan Obsidian di IIMS 2026
-
4 Mobil Hybrid Termurah Per Februari 2026: Berani Pinang meski Ada Risiko Mengintai?
-
Intip Skema Cicilan Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026
-
5 Pilihan Mobil Pertama untuk Belajar Nyetir: Body 'Kaleng' Kuat, Sparepart Murah Kalau Nyerempet
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas