Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) mengungkap persoalan utama yang mebuat penjualan sepeda motor Tanah Air alami penurunan di awal 2024
Disampaikan Octavianus Dwi Putro selaku Marketing Director PT AHM, penyebab menurunnya angka penjualan tahun lalu dikarenakan faktor alam.
"Harga komoditi sebenarnya masih tinggi tapi nggak naik, itu pengaruh juga," kata pria yang akrab disapa Octa ini, di Jakarta, Rabu (26/3/2024).
Lebih lanjut, Octa mengatakan, yang terpengaruh lebih banyak sebenarnya di wilayah Jawa. beberapa bulan terakhir curah hujan tinggi, kemudian panennya ditunda, kemudian beberapa daerah terkena bencana banjir.
"Hal ini itu ternyata pengaruh ke kita (penjualan sepeda motor)," ujarnya.
Di sisi lain pihaknya juga sedang menjaga stok untuk permintaan bulan lebaran yang biasanya mengalami tren peningkatan. Octa mengatakan data penjualan bulan Maret bakal lebih baik dari bulan sebelumnya.
"Kemudian kalau diliihat, itu data AISI, ketika AISI itu kan distribusi, itu tidak turun-turun amat tetapi memang kita mau menyehatkan stok ada juga di situ, stok di market yang mau kita jaga tetapi cukup ketika menjelang lebaran ini. Maret ini rasanya baik kami atau yang lain distribusinya akan lumayan terutama menjelang lebaran," jelasnya lagi.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, penjualan motor domestik pada Januari - Februari tahun ini sudah mencapai 1.151.343 unit. Sedangkan tahun lalu mencapai 1.190.918 unit, ada penurunan sebesar 39.575 unit.
Baca Juga: Siap-siap! Versi Imut Honda Stylo 160 Bakal Hadir Menyapa Konsumen
Berita Terkait
-
AHM Masih Tunggu Waktu Luncurkan Motor Listrik SC e: Concept
-
Kenalan dengan Kolaborasi Honda Supra GTR dan Yamaha MX King Bernama Asus, Ini Laptop atau Motor?
-
3 Alasan Mengapa Asap Knalpot Motor Berubah Jadi Warna Putih
-
Bukan Honda Beat, Ini Motor Terlaris di Inggris: Motor Listrik Terjun Drastis?
-
Potret Keluarga Honda CB dengan Mesin Buas, Dapur Pacunya Setara Mobil LCGC
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara