Suara.com - Yamaha R1 tidak akan lagi dijual sebagai motor jalan raya di Eropa mulai tahun 2025 karena penerapan standar emisi Euro 5+.
Euro 5+ (juga dikenal sebagai Euro 5b) adalah yang terbaru dari serangkaian standar emisi Eropa untuk sepeda motor.
Standar ini akan berlaku untuk semua model baru yang diperkenalkan pada tahun 2024 dan untuk semua sepeda motor baru yang dijual mulai 1 Januari 2025. Standar awal, Euro 1, diperkenalkan pada tahun 1999, dan standar terbaru, Euro 5, diperkenalkan pada tahun 2020.
Prinsip dasarnya tidak berubah selama bertahun-tahun: emisi gas buang sepeda motor diukur dengan menggunakan siklus pengujian yang ditentukan, dengan batasan polutan tertentu.
Polutan utama adalah karbon monoksida (yang beracun), oksida nitrogen (yang menyebabkan masalah pernapasan dan hujan asam), dan hidrokarbon (yang merupakan bahan bakar yang tidak terbakar).
Dengan setiap peraturan baru, batas-batas ini dikurangi. Untuk memberikan gambaran skala, batas Euro 1 untuk hidrokarbon adalah 3g/km.
Namun, di bawah standar Euro 5 yang akan datang, yang dipenuhi oleh R1, batasnya telah dikurangi menjadi hanya 0,1 g/km - sepertiga puluh dari batas sebelumnya.
Terlepas dari ekspektasi, Euro 5+ tidak membawa pengurangan lebih lanjut dalam angka-angka ini, karena polutan yang diukur tetap identik dengan Euro 5 dan batas serta siklus pengujian tetap tidak berubah.
Mengingat bahwa R1 sudah memenuhi Euro 5, apa yang mencegahnya untuk lulus Euro 5+?
Baca Juga: SAE pada Oli Kendaraan, Apa Maknanya?
Dilansir dari Visordown, pakar dari Ricardo, Paul Etheridge, dan Direktur Pengembangan Bisnis Ricardo Motorcycle, dan Walther Leardini, Manajer Teknik Pengembangan mengatakan bahwa hambatan utama untuk mencapai Euro 5+ adalah kerusakan katalis.
Setiap sistem pembuangan sepeda motor modern memiliki konverter katalitik yang membantu menghilangkan polutan gas buang.
Namun, seiring berjalannya waktu dan jarak tempuh, semua konverter katalitik akan kehilangan efisiensinya.
Euro 5+ menyoroti efektivitas konverter katalitik dalam jangka panjang.
Paul menjelaskan bahwa pada masa-masa awal, konverter katalitik hanya berfungsi saat masih baru. Pengenalan persyaratan daya tahan dan pemantauan katalis mengharuskan adanya sistem yang lebih direkayasa.
Perubahan utama yang diperkenalkan oleh Euro 5+ adalah metode yang digunakan untuk menguji dan menghomologikan daya tahan katalisator.
Berita Terkait
-
SAE pada Oli Kendaraan, Apa Maknanya?
-
Persiapan Mudik Lebaran 2024, Begini Cara Setel Rantai Motor Sendiri
-
Memahami Makna Marka Jalan Kuning dan Putih, Apa Sih Bedanya?
-
Perubahan Sikap Sandra Dewi Sebelum dan Sesudah Menikah Ketika Mobilnya Alami Tabrakan, Bak Bumi dan Langit
-
Honda Tunjuk Pucuk Pimpinan Baru di Indonesia
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
5 Mobil Listrik Harga Terjangkau dengan Jarak Tempuh Jauh, Mesin Kuat dan Bandel
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Murah yang Kuat Jarak Jauh sampai 120 Km, Baterai Tangguh
-
Gugatan Desain Paten Bayangi Masa Depan Xiaomi SU7 dan YU7 di Industri Mobil Listrik
-
Daftar Harga Mobil Listrik Termurah di Pasaran: Ini Merek yang Paling Gacor
-
Huawei dan Chery Rilis Mobil Listrik Mewah Luxeed Edisi 2026, Jarak Tempuh 1.250 Km
-
Daftar Harga Mobil Listrik Vinfast, City Car Rp150 Jutaan hingga SUV Mewah Miliaran
-
Tarikan Honda Scoopy Terasa Lemot Mungkin Ini Faktor Penyebabnya
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Murah Tak Perlu Isi BBM Lagi, Harga Mulai Rp4 Jutaan
-
Harga Bensin Tembus Rp 31 Ribu Per Liter Warga Eropa Ramai Berburu Mobil Listrik Bekas
-
5 Mobil Listrik dengan Pajak Termurah: Jadi Investasi Jangka Panjang