Suara.com - Mobil yang terjebak macet panjang di mudik Lebaran cenderung memiliki endapan deposit berlebih pada ruang bakar dan karenanya harus dibersihkan, demikian dikatakan Ketua Umum Persatuan Bengkel Otomotif Indonesia (PBOIN) Hermas E. Prabowo.
“Pada saat kendaraan mengalami kemacetan panjang, biasanya terjadi penumpukan deposit atau sisa pembakaran yang berlebih di ruang bakar. Perlu dilakukan pembersihan ruang bakar saat melakukan servis rutin pasca mudik Lebaran,” kata Hermas di Jakarta Rabu (17/4/2024).
Baca juga: 17 Kecelakaan Lalu Lintas di Tangerang Terjadi Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024
Selain perlunya pembersihan yang ekstra dalam ruang bakar untuk menghilangkan deposit tersebut, dia mengucapkan bahwa kejadian tersebut dapat memperpendek usia pelumas yang digunakan untuk kendaraan tersebut.
Tidak hanya pelumas dan juga ruang bakar yang menjadi korban ketika kendaraan menemukan kondisi yang padat dan dalam waktu yang cukup lama, kampas rem juga harus diberikan perhatian khusus setelah keluar dari jebakan kemacetan.
“Mobil yg terjebak macet dan sering stop and go juga memaksa kampas rem bekerja terus menerus, perlu diwaspadai juga kondisi kampas rem, karena rem sering digunakan,” ujar dia.
Baca juga: Lebaran 2024, Hampir Setengah Juta Pemudik Belum Kembali ke Jabodetabek
Kondisi tersebut, jika tidak ditangani dengan cepat akan memberikan dampak yang tidak baik bagi pemilik maupun kendaraan itu sendiri yang akan memberikan performa tidak baik setelah digunakan kembali.
Sehingga, perawatan juga penting dilakukan setelah para pemudik kembali ke kota asal, agar tidak menimbulkan efek jangka panjang yang akan menimbulkan ketidaknyamanan dan juga biaya yang jauh lebih besar.
Baca Juga: Bandara Paling Sibuk Selama Arus Mudik Lebaran 2024
Berita Terkait
-
Kejagung Didesak Segera Periksa Skandal Duo Jusuf Terkait Kredit Macet Kalla Group
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC