Suara.com - Penjualan mobil di Indonesia selama kuartal pertama 2024 masih melambat. Ini terungkap dari laporan penjualan mobil pada Maret lalu seperti yang diumumkan oleh asosiasi produsen mobil nasional Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo.
Gaikindo, dalam laporan yang diunggah ke laman resminya pekan ini, mengungkap penjualan mobil Indonesia secara wholesales (dari pabrik ke diler) pada Januari - Maret 2024 mencapai 215.069 unit, turun 23,9 persen dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 282.125 unit.
Baca juga: Hyundai Pesimistis Penjualan Mobil Indonesia Tembus 1 Juta Unit Tahun Ini
Sementara penjualan secara ritel (dari diler ke konsumen) juga turun 15 persen, dari 271.168 unit pada Januari - Maret 2023 menjadi hanya 230.776 unit.
Meski demikian, jika melihat tren bulanan penjualan mobil Indonesia menunjukkan sedikit harapan. Penjualan mobil pada Maret kemarin totalnya mencapai 74.724 unit secara wholesales, tertinggi selama 2024. Sebelumnya penjualan mobil secara wholesales pada Februari hanya 70.698 unit dan 69.647 unit di Januari.
Secara ritel, penjualan mobil di Maret juga melonjak menjadi 82.092 unit dari 70.316 unit pada Februari dan 78.368 unit di Januari tahun ini.
Dari total penjualan selama triwulan pertama tahun ini, Toyota masih kokoh sebagai penguasa pasar dengan menjual setotal 65.655 unit mobil secara wholesales dan 72.970 unit mobil secara ritel.
Dengan kata lain Toyota menguasai 30 persen pangsa pasar mobil Indonesia secara wholesales dan 31,6 persen secara ritel. Di urutan kedua ada Daihatsu, lalu disusul Honda, Mitsubishi dan Suzuki di urutan kelima.
Baca Juga: Merosotnya Penjualan Mobil dan Motor di Awal Tahun Bikin Sri Mulyani Khawatir
Pakar otomotif sekaligus akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengatakan melambatnya penjualan mobil di Indonesia di kuartal pertama tahun ini disebabkan oleh faktor ekonomi global.
“Industri otomotif kemungkinan besar termasuk yang terdampak pelemahan penjualan di kuartal satu 2024, akibat pelemahan ekonomi global dan pelemahan rupiah yang didapatkan sebelumnya, serta dampak yang ditimbulkan,” kata Yannes, Kamis (18/4/2024).
Menurut Yannes industri komponen juga terkena dampak yang menyebabkan berbagai perusahaan komponen memberikan revisi harga yang menjadi lebih tinggi.
Baca juga: Penjualan Mobil Listrik Indonesia Anjlok di Februari, Wuling Paling Oleng
Tidak hanya faktor perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja, unsur politik yang baru berlangsung di Indonesia, yakni Pemilu 2024 juga memengaruhi minat beli kendaraan baru para kuartal awal 2024.
“Tampaknya terjadi pelemahan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik menjadi faktor dominan yang memengaruhi penjualan secara umum,” ujar dia.
Berita Terkait
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Daftar Merek Mobil Terlaris Mei 2026, BYD Mulai Tergeser Dengan Merek China Lain
-
Strategi Mobil Hybrid Dongkrak Penjualan Suzuki Meski Carry Tetap Dominan
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Spesifikasi Yamaha R7: Motor yang akan Dipakai di Moto3 Mulai 2028
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit