Suara.com - Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia atau Periklindo Jenderal TNI (Purn) Moeldoko optimistis transaksi di pameran Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2024 bisa melebihi Rp 400 miliar, dikarenakan semakin banyak peserta yang mengikuti kegiatan otomotif khusus kendaraan berbasis elektrik itu.
Target ini lebih tinggi dari capaian di PEVS 2023 lalu yang berkisar di Rp 300an miliar. Sementara beberapa merk baru yang ikut serta antara lain Chery dan BYD dari Tiongkok.
“Karena semakin banyak peserta semakin banyaknya brand baru dan membuat penasaran pengunjung untuk mencobanya. Karena banyak pilihan, sehingga kita pastikan bisa di angka yang lebih tinggi,” kata Moeldoko di Jakarta, Senin (22/4/2024).
Menurut Moeldoko yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI itu target sebesar Rp 400 miliar masih terlalu kecil. Mengingat antusias konsumen untuk kendaraan elektrik semakin tumbuh.
Pada tahun lalu, PEVS berhasil mencatatkan total transaksi sebanyak Rp 372 miliar lebih. Sehingga, dengan kepercayaan yang tinggi, Moeldoko bisa memastikan bahwa agenda tahunan ini bisa mencapai pendapatan yang lebih baik.
“Target Rp 400 miliar untuk tahun ini, tapi menurut saya akan lebih. Karena tahun lalu saja itu Rp 372 miliar. Jadi target ini, menurut saya terlalu rendah,” kata dia.
Pameran PEVS 2024, pada tahun ini digelar dengan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Gelaran ini dilaksanakan selama enam hari mulai dari 30 April hingga 5 Mei 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pada tahun ini, PEVS mengusung tema “The Leading EV Show in Indonesia”, dan akan mulai dibuka pada pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB. Harga tiket untuk premium day dibanderol Rp 100.000 dan showdays Rp 50.000.
Dalam kegiatan ini, berbagai pabrikan otomotif yang eksis di Indonesia ikut serta seperti Fast, Keeway, Mobil Anak Bangsa, Motoriz, Neta, Seres, Wuling, BMW Astra, BYD, ABC Lithium dan Birubatt, .
Baca Juga: Disubsidi Rp 7 Juta Tapi Motor Listrik Belum Laku, Moeldoko Duga Ada Masalah Performa dan Harga
Selain itu, terdapat juga jenama-jenama lainnya seperti Chery, Gesits, Astra Honda Motor, Hyundai, Kymco, MG, Prestige, Rakata, V Move, Voltadan juga ZPT serta diikuti industri pendukung lainnya.
Berita Terkait
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Elektrifikasi Transportasi Kian Melaju, Target 10.000 Bus Listrik Didukung Ekosistem Terintegrasi
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Lupakan Mesin 3 dan 4 Silinder, Begini Pesona Mobil Dua Piston asal Italia
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar