Suara.com - Pernahkah Anda mengalami situasi di mana indikator bensin mobil menunjukkan bahan bakar masih cukup, namun ternyata mobil mogok karena kehabisan bensin?
Kondisi ini tentu menyebalkan dan bisa membahayakan. Salah satu penyebabnya adalah indikator bensin yang tidak akurat.
Menurut situs resmi Daihatsu, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan indikator bensin mobil tidak akurat, antara lain:
1. Aki Soak
Aki merupakan sumber energi listrik utama pada mobil. Jika aki soak, komponen kelistrikan mobil, termasuk indikator bensin, tidak akan berfungsi dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan indikator bensin menunjukkan data yang tidak akurat.
2. Speedometer Rusak
Speedometer dan indikator bensin saling terkait. Kerusakan pada speedometer dapat mengganggu kinerja indikator bensin, sehingga data yang dihasilkan tidak akurat.
3. Tangki Bensin Rusak
Tangki bensin yang berkarat, bocor, atau penyok dapat menyebabkan sensor bensin tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, indikator bensin tidak dapat menunjukkan data yang akurat.
Baca Juga: Kunjungi PEVS 2024, Jokowi Harapkan Ekosistem Kendaraan Listrik Segera Terbentuk
4. Kebiasaan Telat Mengisi Bensin
Kebiasaan telat mengisi bensin hingga kehabisan dapat menyebabkan uap air di dalam tangki bensin. Uap air ini dapat membuat dinding tangki berkarat dan mengganggu sensor bensin, sehingga indikator bensin tidak akurat.
5. Kerusakan Kabel
Kabel yang rusak atau terkelupas dapat menyebabkan korsleting listrik dan mengganggu kinerja indikator bensin.
6. Pelampung Bensin Bermasalah
Pelampung bensin berfungsi untuk mendeteksi ketinggian bahan bakar di dalam tangki. Jika pelampung bensin rusak, indikator bensin tidak akan menunjukkan data yang akurat.
Berita Terkait
-
Kunjungi PEVS 2024, Jokowi Harapkan Ekosistem Kendaraan Listrik Segera Terbentuk
-
Sebelum Ganti Velg Mobil, Pahami Dulu PCD dan Offset!
-
Dongfeng Tampilkan Produk Tiruan dari Tesla Cybertruck
-
Potret Riangnya Ruben Onsu Bareng Mobil Buatan Negeri Tetangga, Harganya Bisa Buat Borong Belasan Honda Beat
-
Mobilnya Dulu Murah Meriah, Kini Punya Audi: Intip Koleksi Kendaraan Dirjen Bea Cukai Askolani
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan