Ilustrasi cara poles mobil yang baik dan benar. (Pexels/Energepic.com)
Suara.com - Para pecinta otomotif, tahukah Anda bahwa terlalu sering poles mobil justru bisa berdampak negatif?
Mobil memang perlu dirawat agar tampilannya tetap kinclong dan prima. Tapi, poles berlebihan bukan solusi yang tepat.
Justru, hal ini bisa menipiskan lapisan pelindung cat dan membuat mobil Anda lebih rentan rusak.
Dikutip dari situs resmi Suzuki, berikut adalah sederet efek negatif dari poles mobil yang terlalu sering.
- Lapisan cat mobil menipis: Clear coat, lapisan bening pelindung cat, bisa semakin tipis akibat poles berlebihan. Hal ini membuat cat mobil lebih mudah kusam, teroksidasi, dan berkarat.
- Cat mobil mudah rusak: Tanpa perlindungan optimal dari clear coat, cat mobil menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari, debu, goresan, dan bahkan karat.
- Nilai jual mobil menurun: Mobil dengan cat yang kusam dan rusak akan memiliki nilai jual kembali yang lebih rendah.
Lalu, bagaimana cara merawat mobil yang tepat?
- Cuci mobil secara rutin: Gunakan teknik pencucian yang benar untuk menghindari goresan pada cat mobil.
- Lakukan pembersihan noda membandel: Segera bersihkan noda membandel seperti kotoran burung atau getah pohon agar tidak merusak cat.
- Lakukan proses pemolesan berkala: Poles mobil hanya perlu dilakukan 2-3 kali setahun, atau saat cat mobil terlihat kusam. Pastikan untuk memilih teknik poles yang tepat dan tidak terlalu agresif.
- Ingat: Poles mobil yang berlebihan justru kontraproduktif. Rawatlah mobil Anda dengan bijak agar tampilannya tetap prima dan nilai jualnya terjaga.
Tips tambahan
- Konsultasikan dengan bengkel terpercaya untuk mendapatkan rekomendasi perawatan mobil yang sesuai dengan kondisi mobil Anda.
- Gunakan produk perawatan mobil yang berkualitas untuk hasil yang maksimal.
- Parkirkan mobil di tempat yang teduh untuk menghindari paparan sinar matahari langsung yang berlebihan.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memastikan mobil Anda terawat dengan baik dan terhindar dari kerusakan akibat poles berlebihan.
Komentar
Berita Terkait
-
Total Biaya Souvenir Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini Bisa Beli 3 Mobil Listrik Mungil Ini, Ga Pake Nyicil....
-
Adanya Insentif Mobil Hybrid Dinilai Mampu Mendongkrak Penjualan
-
Mobil MPV Honda Freed Hadir Kembali dengan Wajah Baru, Begini Bocoran Spesifikasinya
-
Memahami Oli Mobil: Ini Arti Dibalik Kode SAE
-
Duduk Manis di Jok Mobil Bikin Bahaya Pengendara, Kok Bisa?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Masalah Timnas Inggris Lebih dari Sekedar Taktik, Thomas Tuchel Singgung DNA Tiga Singa
-
Dilema Pekerja Digital Masa Kini: Saat Jam Kerja Tak Lagi Punya Batas
-
Cara Membersihkan Tali Jam Tangan Kulit yang Benar agar Tidak Cepat Retak
-
BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun
-
4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
-
Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara
-
Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri