- Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat mencoba melakukan unjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta, pada Jumat, 17 Juli 2026.
- Aparat kepolisian menghadang massa dengan memasang barikade besi serta menutup akses Jalan Merdeka Selatan bagi demonstran.
- Massa menuntut kedaulatan masyarakat sipil, perombakan sistem negara, serta perbaikan situasi pendidikan di bawah pemerintahan Prabowo Subianto.
Suara.com - Sejumlah elemen masyarakat sipil yang tergabung dari Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat yang hendak berunjuk rasa di Patung Kuda, Jakarta, pada Jumat ,(17/7/2026) mengalami pengadangan oleh aparat kepolisian.
Polisi menutup Jalan Merdeka Selatan dengan memasang barikade besi yang dijaga oleh sejumlah personel.
Salah satu massa aksi bercerita mereka dilarang untuk melanjutkan aksi di titik Patung Kuda.
"Alasannya mereka perintah dari pimpinan," katanya.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, hingga pukul 15.41 WIB para demonstran masih tertahan di sekitar Jalan Merdeka Selatan.
Satu mobil komando milik massa aksi juga telah merangsek maju mendekati barikade yang dipasang.
Diketahui, beberapa elemen masyarakat sipil dan mahasiswa berencana melakukan unjuk rasa di sekitar Patung Kuda, Jakarta pada Jumat (17/7/202).
Dikutip dari poster @AliansiUNJmelawan massa aksi menyerukan Mosi Tidak Percaya terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Mereka juga menyampaikan 3 tuntutan.
Ketiga tuntutan itu, yakni kembalikan keaudalatan masyarakat sipil, bongkar total sistem negara dan selamatkan situasi pendidikan dalam negeri. (Reporter: Alif Bintang)
Baca Juga: Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya
Berita Terkait
-
Klaim Bakal Diikuti 1 Juta Massa, Mitra MBG akan Demo di Patung Kuda, Ini 4 Tuntutannya
-
Andi Widjajanto Akui Datangi Lokasi Demo Bundaran HI, Bantah Ikut Aksi
-
Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat, 700 Personel Gabungan Dikerahkan
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara
-
Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak