Suara.com - Honda mencatat total penjualan retail sebanyak 6.507 unit sepanjang April atau sebesar 36.251 unit sepanjang kuartal pertama tahun ini (Januari-April).
Honda Brio berkontirbusi sebesar 3.434 unit pada bulan April 2024, atau berkontribusi sebesar 52,7% untuk penjualan Honda.
Selain Honda Brio, Honda HR-V terjual secara retail sebanyak 1.085 unit, diikuti Honda WR-V sebanyak 772 unit dan Honda BR-V sebanyak 684 unit.
Intip Koleksi Mobil Kepala Bea Cukai Purwakarta yang Disorot KPK, Murah Banget...
Kontribusi penjualan lainnya yaitu sebanyak 532 disumbangkan oleh jajaran produk Honda lainnya.
Yusak Billy selaku Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM mengatakan, penjualan kendaraan di kuartal pertama tahun ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari situasi politik hingga ekonomi secara global maupun nasional.
Kondisi ini menyebabkan beberapa konsumen memilih untuk menunda pembelian hingga situasi yang dianggap lebih stabil.
“Untuk mempertahankan tingkat permintaan terhadap produk-produk Honda, kami menerapkan beberapa strategi diantaranya program penjualan yang meringankan pembelian, serta memperkuat jaringan layanan purna jual untuk para konsumen loyal kami dalam merawat kendaraannya sehingga resale value tetap terjaga,” ujar Yusak Billy, Jumat (17/5/2024).
Baterai Mobil Hybrid Rusak Apakah Masih Bisa Jalan? Begini Penjelasannya...
Baca Juga: Intip Koleksi Mobil Kepala Bea Cukai Purwakarta yang Disorot KPK, Murah Banget...
Dalam menambah antusias dari para konsumen untuk memiliki mobil Honda, dihadirkan aktivitas bertajuk Share Your Style Redefined Experience dimana konsumen diajak untuk membagikan pengalaman berkendara bersama salah satu model Honda mulai dari All New Honda BR-V, Honda WR-V, Honda HR-V atau Honda City Hatchback RS.
Honda juga menghadirkan penawaran spesial bagi konsumen yang melakukan pembelian Honda Brio Satya, Honda Brio RS, Honda CR-V, Honda Mobilio, Honda City Hatchback RS dan New Honda BR-V N7X Edition berkesempatan mendapatkan paket hemat 1 yaitu gratis biaya jasa dan suku cadang untuk perawatan berkala sampai dengan 50.000 KM atau 4 tahun.
Berita Terkait
-
5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM
-
Bocoran Honda Vario 160 Baru yang Bawa Fitur Pintar ala Moge, Prediksi 2026 Meluncur
-
Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!
-
Nasib Sial Honda di Pasar Mobil Listrik Dunia Usai Merugi Ratusan Triliun
-
BTS ARIRANG Puncaki Billboard 200 dengan Penjualan Fantastis dalam 10 Tahun
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih