Suara.com - Pengguna mobil hybrid mungkin belum banyak yang paham bagaimana penanganan pasca mobil mengalami kecelakaan.
Pasalnya mobil hybrid memiliki dua sumber penggerak, yaitu mesin bakar dan baterai melalui motor listrik. Dalam kondisi mobil mogok pasca mengalami kecelakaan, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika mobil terpaksa harus di derek.
Hal ini perlu dilakukan agar sistem hybrid yang terdapat pada mobil tidak mengalami masalah.
Disampaikan Kepala Bengkel Auto2000 Bekasi Timur, Suratman, pengguna mobil hybrid harus memahami terlebih dahulu roda penggerak kendaraan.
"Ketika mobil penggeraknya ialah roda depan, maka yang diangkat ialah bagian depan supaya ban tidak bergulir. Sebab ketika roda berputar akan mengaktifkan penggunaan baterai," ujar Suratman, di Bekasi, belum lama ini.
Namun ketika mobil menggunakan penggerak roda belakang, lanjut Suratman, maka bagian buritan yang harus diangkat oleh mobil derek.
"Kalau all wheel drive, mobil harus digendong atau towing," ungkapnya.
Lebih jauh, dijelaskan Suratman, pasca terjadi kecelakaan, bisa saja sistem hybrid yang ada mengalami masalah.
Untuk itu ia menyarankan untuk segera membawanya ke bengkel resmi terdekat untuk melakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Bos Mitsubishi Ungkap Rencana Kolaborasi dengan Nissan untuk Kembangkan Kendaraan Listrik
"Kalau kecelakaan, kondisi aki besar (baterai) bisa korsleting. Oleh karena itu, roda penggerak tidak boleh berputar. Kendaraan harus diam, jadi jangan di dorong," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Baterai Mobil Hybrid Rusak Apakah Masih Bisa Jalan? Begini Penjelasannya...
-
Produksi Baterai Kendaraan Listrik di Eropa Dinilai Mampu Mengurangi Emisi
-
Mitsubishi Akhirnya Jawab Peluang Xpander Hybrid Masuk ke Indonesia
-
Berikan Garansi Baterai untuk Cloud EV, Wuling Pastikan Hangus Jika Pindah Tangan
-
Dapat Hadiah Mobil Listrik, Shin Tae yong Akui Sebelumnya Pengguna Mobil Hybrid
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?
-
5 Rekomendasi Motor Matic yang Enak Buat Touring dan Irit Bahan Bakar