Suara.com - PT Kreta Indo Artha (KIA) selaku distributor mobil Kia di Indonesia mengaku masih menyimpan empat produk baru untuk menggempur pasar otomotif Tanah Air.
Marketing & Development Division Head PT Kreta Indo Artha, Ario Soerjo mengatakan, produk yang disiapkan beragam mulai dari penyegaran sampai penambahan model.
"Ada facelift, ada penambahan varian. Tahun ini ada enam, baru muncul dua sisanya masih empat lagi," ujar Ario di sela peluncuran New kia Carnival, di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Meski tidak menjelaskan secara detail jajaran produk yang dimaksud, Ario memberi bocoran salah satu produk yang ditawarkan adalah kendaraan listrik murni terbaru.
"Sampai Juni rencana ada dua mobil yang kami kenalkan, satu Sport Utility Vehicle (SUV) B dan satu lagi Multi Purpose Vehicle (MPV) premium. Kalau ditanya ini produk baru atau tidak, saya bilang pengembangan produk dari yang sudah ada," kata Ario.
Pabrikan asal Korea Selatan itu memulai 2024 dengan meluncurkan kendaraan edisi khusus yakni Kia Sonet Night Edition.
Mobil ini dibekali sejumlah ubahan yakni balutan serba hitam pada sisi eksteriornya, seperti Tiger Nose Grille, Front Cover Fog Lamp, Front Lips Bumper, Side Body Moulding, dan Rear Lips Bumper.
Terbaru ada New Kia Carnival yang merupakan produk penyegaran dari Kia Carnival generasi keempat yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada ajang GIIAS 2021.
New Kia Carnival kini tersedia dalam 3 pilihan varian, yakni Premiere 7-seater dan Premiere 11-seater, serta Dynamic 11-seater.
Baca Juga: Isuzu Serius Bawa Truk Listrik ke Indonesia, Siap Melantai di GIIAS 2024
New Kia Carnival tersedia dalam 4 pilihan warna, Snow White Pearl, Ceramic Silver, Aurora Black Pearl, dan Astra Blue. Harganya sendiri dipatok mulai dari Rp960 juta sampai Rp1,15 miliar.
Berita Terkait
-
Kia Carnival Terima Penyegaran Demi Bersaing di Segmen MPV Premium
-
Studi: 76 Persen Anak Muda Tertarik Beli Mobil Listrik China
-
KIA Hadirkan Mobil Listrik yang Cocok untuk Pemudik Jakarta-Yogyakarta, Faktor Ini yang Jadi Alasannya
-
Isuzu Akui Sulit Kembangkan Kendaraan Listrik untuk Segmen Komersial
-
Pemerintah Siapkan Lagi Subsidi Motor Listrik, Targetkan 13 Juta Unit Terserap
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris
-
5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley
-
Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air
-
Serbuan Merek Baru di GIIAS 2026 Jadi Ujian Berat Pemain Lama Otomotif