Suara.com - Pembatasan Pertalite menjadi topik hangat yang terus bergulir. Sejak pertengahan tahun 2022, wacana ini telah mengundang berbagai spekulasi dan pertanyaan.
Bukan tanpa sebab, bahan bakar kendaraan yang paling terjangkau ini sempat diwacanakan akan dihapus, atau setidaknya dibatasi.
Padahal bahan bakar tersebut memegang peranan vital di kalangan masyarakat baik di kalangan pengguna motor ataupun mobil.
Apakah pemerintah akan tetap nekat melakukan penghapusan Pertalite? Berikut adalah lima fakta dan perkembangan terbaru yang perlu Anda ketahui:
1. Revisi Perpres 191
Revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencakup pembatasan Pertalite masih dalam proses pembahasan.
2. Arahan Presiden
Presiden telah memberikan arahan untuk segera menerbitkan revisi Perpres 191. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR.
3. Target Menteri ESDM
Baca Juga: Honda PCX di Indonesia Laris, di Inggris Ramai Diincar Maling
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif, menargetkan aturan baru ini bisa berjalan mulai tahun ini. Meski begitu, Arifin belum merinci lebih lanjut soal aturan pembatasan Solar dan Pertalite.
4. Kategori Kendaraan
Jika aturan ini berlaku, tidak semua kendaraan bisa menggunakan Pertalite. Arifin menyebutkan bahwa akan ada kategori kendaraan yang boleh menggunakan Solar dan Pertalite.
5. Usulan Pembatasan
Ada dua usulan terkait pembatasan Pertalite untuk mobil. Pertama, melarang semua kendaraan pelat hitam mengkonsumsi Pertalite.
Kedua, hanya mobil di bawah 1.400 cc yang boleh menggunakan Pertalite. Sedangkan untuk motor, hanya kapasitas di bawah 150 cc yang masih boleh mengkonsumsi Pertalite.
Berita Terkait
-
Honda PCX di Indonesia Laris, di Inggris Ramai Diincar Maling
-
Bengkel AHASS Beri Layanan Spesial untuk Pengguna Motor Listrik Honda
-
Porsche Manual Menuju Kepunahan, Apakah Pabrikan Mobil Mewah Ini Akan Beralih ke Matic?
-
Permintaan Mobil Listrik Meningkat, Tesla Malah Terpuruk di Pasar Domestik AS
-
Motor Mendadak Ogah Jalan? Bisa Jadi Ini 7 Penyebabnya
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
5 Mobil Bekas 2 Baris di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Pas untuk Keluarga Kecil
-
5 Motor Matic yang Kuat di Tanjakan Curam, Tenaga Gak Loyo!
-
26 Merek Mobil Bekas Terbaik 2025 Awet 10 Tahun & Jarang Masuk Bengkel
-
Daihatsu Ceria: City Car Murah nan Irit yang Bikin Gembira, Segini Spesifikasi dan Harganya
-
Yang Perlu Anda Ketahui soal Wuling Darion EV sebelum Beli: Ada Adas?