Suara.com - BYD telah memilih Thailand sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara untuk memproduksi mobil listrik di pabrik terbaru mereka yang baru saja rampung.
Menurut laporan, BYD menggelontorkan uang sebanyak 1,44 miliar dolar atau setara Rp23 triliunan, dan khusus pabrik nilainya 490 juta dolar atau sekitar Rp7,98 triliun.
“Thailand punya visi electric vehicle regional yang jelas, dan memasuki era baru manufaktur mobil,” ujar Chief Executive Officer sekaligus Presiden Direktur BYD, Wang Chuanfu, dikutip, Kamis 4 Juli 2024.
Dijelaskan bawah kapasitas produksinya di negeri gajah putih itu sama dengan Indonesia, yaitu 150 ribu unit per tahun, termasuk membuat suku cadang, dan baterai.
Pabrik BYD di Indonesia
PT BYD Motor Indonesia memanfaatkan kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah berupa insentif CBU (Completely Built Up) berupa bebas bea masuk, dan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah).
Namun dengan konsekuensi, insentif itu hanya dinikmati selama dua tahun. Setelah itu mobil listrik yang mereka pasarkan secara impor wajib diproduksi di dalam negeri, dengan jumlah yang sama dengan kuota impor.
Artinya pada 2026 pabrik BYD di Indonesia harus siap produksi. Jika unit yang diproduksi lokal lebih sedikit dari kuota impor mereka, akan dapat sanksi untuk mengembalikan insentif yang sudah dikasih negara.
Terkait rencana membangun pabrik di Indonesia, Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao telah mengungkap bahwa lokasi pabrik BYD akana berada di Kawasan Industri Subang Smartpolitan , Jawa Barat.
Baca Juga: Diresmikan Jokowi, Indonesia Punya Pabrik Baterai Mobil Listrik Terbesar di Asia Tenggara
Nilai investasi yang dikeluarkan mencapai 1,3 miliar dollar atau setara Rp20 triliunan dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
7 Mobil 5 Seater yang Mungil tapi Mesinnya Awet untuk Jangka Panjang
-
Dealer Mobil Listrik Kebanjiran Pesanan Imbas Melambungnya Harga Minyak Dunia
-
6 Mobil Toyota Termurah Tahun Muda 2026, Favorit Keluarga!
-
Mitsubishi Xpander HEV 2026 Resmi Melantai, Bawa Perubahan Besar pada Sektor Pengendalian
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan