Suara.com - Pernahkah Anda melihat orang menggoyangkan mobil mereka saat mengisi bensin? Mungkin Anda juga pernah melakukannya dengan anggapan bahwa hal ini dapat membantu bensin terisi lebih penuh. Tapi, tahukah Anda bahwa anggapan tersebut adalah mitos dan justru berbahaya?
Tangki bensin pada mobil modern sudah dirancang dengan sistem ventilasi yang canggih untuk menjaga keseimbangan tekanan udara dan aliran bensin yang lancar. Saat pengisian bensin, udara di dalam tangki akan keluar melalui sistem ini, sehingga tidak ada "kantong udara" yang perlu dihilangkan dengan cara menggoyangkan mobil.
Lebih lanjut, sistem pengisian bensin modern dilengkapi dengan sistem cut-off otomatis yang akan menghentikan aliran bensin saat tangki penuh. Jadi, menggoyangkan mobil untuk mengisi bensin lebih penuh tidak ada gunanya dan malah berpotensi membahayakan, menurut situs resmi Suzuki.
Bahaya Menggoyangkan Mobil Saat Isi Bensin
Mungkin terlihat sepele, tapi menggoyangkan mobil saat isi bensin bisa menimbulkan beberapa bahaya, seperti:
- Tumpahan Bensin dan Bahaya Kebakaran: Getaran dari goyangan mobil dapat membuat nozzle terlepas dari tangki, menyebabkan tumpahan bensin. Bensin yang mudah terbakar dapat memicu kebakaran jika terkena percikan api di sekitar SPBU.
- Kerusakan Komponen Mobil: Getaran tersebut juga dapat memberi tekanan berlebih pada selang pengisian bensin dan tutup tangki, berpotensi menyebabkan kebocoran atau kerusakan.
- Gangguan Keamanan SPBU: Getaran dari mobil yang goyang dapat mengganggu kestabilan kendaraan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan di area SPBU yang penuh dengan potensi bahaya kebakaran.
Tips Aman Isi Bensin
- Matikan mesin mobil sebelum mengisi bensin.
- Pastikan nozzle terpasang dengan benar dan rapat pada lubang tangki.
- Pegang nozzle dengan stabil selama pengisian bensin.
- Jangan tinggalkan mobil saat mengisi bensin.
- Jangan merokok atau menggunakan alat elektronik di dekat area SPBU.
- Patuhi semua peraturan dan rambu-rambu di SPBU.
Mitos menggoyangkan mobil saat isi bensin tidak hanya tidak efektif, tapi juga berbahaya. Hindari kebiasaan ini dan selalu ikuti tips aman di atas untuk memastikan keamanan dan kenyamanan Anda saat mengisi bensin.
Berita Terkait
-
Xiaomi Kenalkan Mobil Sport Prototype SU7 Ultra: Performa Libas LaFerrari?
-
Chery Tandai Penyerahan 3.000 Unit Mobil Listrik Omoda E5 di GIIAS 2024
-
Ford Ingin Gaet Lagi Pasar Mobil Kecil, Akankah Hadir Hatchback Listrik Murah?
-
Inden BYD M6 Sampai Tiga Bulan, Konsumen Diminta Bersabar
-
Melihat Langsung Tampilan Konsep Mobil Listrik Suzuki eVX di GIIAS 2024
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Apa Kekurangan Mobil Bekas Taksi? Intip 5 Rekomendasi yang Pas Mulai Rp35 Jutaan
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara