Suara.com - Hobi ngobrol saat motoran ternyata bisa berujung pada tilang, lho. Hal ini mungkin belum banyak yang tahu.
Dilansir dari Cartoq, salah satu kebijakan yang di Kerala India melarang pengendara motor untuk mengobrol selama berkendara. Kebijakan ini muncul setelah banyaknya kasus kecelakaan yang disebabkan oleh kurangnya konsentrasi pengendara.
Mengobrol saat berkendara, terutama saat mengendarai motor, dapat sangat membahayakan. Hal ini karena:
- Mengalihkan perhatian: Percakapan dapat mengalihkan perhatian pengendara dari jalan sehingga tidak fokus pada kondisi lalu lintas.
- Menurunkan konsentrasi: Konsentrasi yang terpecah dapat menyebabkan pengendara mengambil keputusan yang lambat atau salah.
- Meningkatkan risiko kecelakaan: Akibat dari kurangnya fokus dan konsentrasi, risiko kecelakaan menjadi lebih tinggi.
Departemen Perhubungan Jalan (MVD) Kerala telah mengeluarkan aturan baru yang melarang pengendara motor untuk berbicara selama berkendara. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor human error.
Meskipun kebijakan ini bertujuan baik, namun banyak masyarakat yang merasa kebijakan ini sulit untuk diterapkan. Pasalnya, sulit untuk membuktikan apakah seorang pengendara benar-benar sedang berbicara atau tidak. Selain itu, beberapa orang menganggap kebijakan ini terlalu ketat dan tidak praktis.
Jika aturan ini diberlakukan di Indonesia, apakah pemotor siap?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Maxi Series Kuasai 50 Persen Penjualan Yamaha di Bandung
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda