Suara.com - Touring jarak jauh, terutama bagi pemotor menyimpan risiko penyakit sakit pinggang dan saraf kejepit (HNP) yang tinggi. Bagaimana caranya agar hobi motoran tidak menyebabkan penyakit di masa depan?
Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD, dr. Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine, mengingatkan bahwa pemotor jarak jauh baik karena touring maupun pekerjaan rentan mengalami sakit pinggang karena berada dalam posisi duduk atau menyetir selama berjam-jam.
"Posisi duduk yang buruk dapat menimbulkan ketegangan pada otot-otot di sekitar punggung yang kemudian memicu rasa nyeri ketika dilakukan dalam waktu lama. Sakit pinggang sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti saraf kejepit, radang otot, radang sendi, dan masih banyak lagi," jelas dr. Rizki, ditulis Suara.com, Selasa (30/7/2024).
Berikut ini beberapa tips untuk mencegah sakit pinggang karena hobi motoran dan sering touring menurut dr. Rizki:
1. Ubah Posisi Setiap 30 Menit
Mengubah posisi duduk setiap 30 menit sekali dapat membantu meregangkan otot-otot yang tegang dan melancarkan aliran darah sehingga terhindar dari risiko nyeri pinggang.
2. Peregangan Setiap 60 hingga 90 Menit
Peregangan atau stretching membantu menurunkan risiko terkena sakit pinggang dengan mencegah otot-otot terasa kaku akibat terlalu lama duduk diam tanpa bergerak. Lakukan peregangan setiap 60 hingga 90 menit sekali dengan meregangkan tangan, kaki, dan punggung.
3. Siapkan Penyangga Pinggang
Baca Juga: Ciri-ciri Saraf Kejepit, Kenali Gejala Berikut dan Cara Mengobatinya
Lumbar support atau penyangga pinggang sangat berguna untuk perjalanan mudik yang memakan waktu panjang. Penyangga ini membantu menopang tubuh, tulang belakang, dan bokong agar terasa nyaman selama perjalanan.
4. Berhenti untuk Istirahat
Jangan memaksakan diri terus menerjang arus mudik tanpa istirahat yang cukup. Berhentilah setiap 3-4 jam untuk mobil dan setiap 2 jam untuk motor guna berdiri, meregangkan tubuh, dan mencukupi asupan dalam tubuh.
Dengan mengikuti tips ini, diharapkan pemotor dapat terhindar dari masalah sakit pinggang dan saraf kejepit selama perjalanan mudik, sehingga hobi motoran dan touring bisa berlangsung lebih nyaman dan aman. Semoga bermanfaat!
Tips Sehat dan Aman Bagi yang Hobi Motoran
Touring motor bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, namun perlu persiapan yang matang agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Bagi yang hobi motoran, ada sejumlah yang bisa dilakukan agar perjalanan pulang dan pergi tetap aman dan selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Berburu Kebutuhan Lebaran di Mal, Bazaar Ramadan hingga Promo Belanja Jadi Daya Tarik di Sini
-
Jam Berapa harus Datang ke Masjid untuk Salat Ied Agar dapat Saf Depan?
-
Bolehkah Merekam Video saat Khutbah Salat Ied Berlangsung?
-
Mengintip Koleksi Ramadan 2026 Charles & Keith: Sentuhan Arsitektur Timur Tengah dalam Siluet Elegan
-
10 Etika Menginap di Rumah Mertua Saat Lebaran yang Sopan
-
Tips Packing Baju Mudik 7 Hari Hanya Pakai Koper Kabin, Muat Banyak dan Tetap Rapi
-
Ulang Tahun ke-13 Penuh Makna: Brotherhood Bikers Community Buktikan Solidaritas di Jalanan Tomang
-
Hukum Menikahi Saudara Sepupu dalam Islam: Bolehkah atau Dilarang?
-
7 Cara Sopan Menegur Orang yang Mengambil Saf atau Tempat Kita Saat Salat Ied
-
Ketimpangan Karbon: Mengapa Gaya Hidup Si Kaya Adalah Ancaman Terbesar Bumi?